REDDOORZ TARGETKAN 200 PROPERTI DI DIY – Diklaim Dongkrak Okupansi Hunian Hotel

MERAPI-TRI DARMIYATI Manajemen RedDoorz Indonesia memberikan keterangan terkait perkembangan platform layanan jasa pemesanan hotel online.
MERAPI-TRI DARMIYATI
Manajemen RedDoorz Indonesia memberikan keterangan terkait perkembangan platform layanan jasa pemesanan hotel online.

KEBERADAAN platform jasa pemasanan akomodasi hotel dan penginapan secara online kini terus berkembang. Salah satunya RedDoorz yang bermitra dengan pemilik hotel maupun rumah untuk menyediakan kamar penginapan. Layanan terssebut dinilai mampu meningkatkan hunian hotel maupun guest house di Yogyakarta. RedDoorz bahkan meningkatkan target jangkauan mitra hingga tiga kali lipat dari realisasi saat ini.

Country Manager RedDoorz Indonesia Mohit Gandas menyebut kini sudah ada 70 properti di DIY yang bermitra dengan RedDoorz. Jumlah properti setidaknya mampu menyediakan sekitar 2.000 kamar. “Jangkauan properti bisa hotel dan guest house. Target kami di DIY bisa mencapai 200 properti pada akhir 2019,” kata Mohi Gandas dalam jumpa pers di salah satu hotel RedDoord di Nitikan, Kamis (22/2).

Menurutnya Yogyakarta adalah kota wisata yang memiliki banyk wisata, sejarah dan budaya. Apalagi pada tahun 2018 dari data Dinas Pariwisata DIY wisatawan mencapai 2 juta. Oleh sebab itu RedDoorz memperluas pertumbuha properti di DIY hingga Jawa Tengah seperti di Semarang dan Solo.

“Kami bermaksud mendukung pariwisata lokal dan ekonomi lokal bersamaan dengan mengembangkan dan memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi wisatawan,” paparnya.

Sedangkan Wakil Presiden Operasional RedDoorz Adil Mubarak menuturkan ada banyak area yang menjadi fokus sasaran pengembanganan karena melihat kebutuhan para pelancong. Layanan RedDoorz memberikan akses dan pilihan bagi wisatawan dengan mudah melalui inovasi teknologi. Pihaknya mengkalim ada peningkatan okupansi hotel dan guest house yang bermitra dengan RedDoorz.

“Kami kerja sama dengan pemilik properti. Kami mengelola pemasaran kamar. Sedangkan pemilik properti bisa fokus meningkatkan kualitas pelayanan. Setelah bermitra dengan RedDoorz okupansi meningkat rata-rata 40 persen,” terang Adil.

RedDoorz sendiri membagi mitra dengan layana basis untuk guest houss ekslusif dan hotel bintang 1, RedDoorz plus untuk hotel bintang 2 dan 3 dan RedDoorz premium untuk hotel bintang 4. Klasifikasi itu berdasarkan segmen harga kamar. Namun pemilik properti harus mampu memenuhi standar layanan yang telah ditetapkan RedDoorz.

Salah satu pemilik guest house yang bermitra dengan RedDoorz, Maya H Chamelia mengaku diuntungkan setelah bermitra. Dia mengatakan ada kenaikkan okupansi sekitar 40 persen setelah satu bulan bermitra dengan RedDoorz. Namun penerimaan pendapatan ada bagi hasil dengan RedDoorz.

“Dulu hanya dua kamar yang terisi sekarang bisa sampai delapan kamar. Tamu daru hanya wisatawan lokal, sekarang wisatawan asing bule juga menginap di tempat saya. Ini memudahkan dalam pemasaran,” ucap Maya.(Tri)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
BAWASLU YOGYA WASPADAI SERANGAN FAJAR-Bagi-bagi Sembako Termasuk Politik Uang

UMBULHARJO (MERAPI)- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Yogyakarta mewaspadai politik uang mendekati Pemilu 17 April 2019. Indikasi politik uang dengan modus

Close