Gaji Tak Dibayar, Karyawan Nyuri Uang Kantor Rp 83 Juta

YOGYA (MERAPI) – Karyawan restoran di sebuah mal di Gondokusuman, Yogya, Na (20) asal Wonosobo Jateng, nekat bobol brankas di tempat kerjanya. Tersangka berhasil membawa kabur uang Rp 83 juta. Aksi tersangka terekam CCTV hingga dia berhasil dibekuk polisi.
Kapolsek Gondokusuman Yogya, Kompol Bonifatius kepada wartawan, Jumat (22/2) mengatakan, tersangka merupakan karyawan baru di salah satu restoran. Ia masih dalam masa percobaan. Pada saat tersangka masuk pagi, ia membobol penyimpanan brankas restoran dan membawa kabur brankas.

Kejadian itu diketahui oleh karyawan lain, beberapa jam setelah kejadian. Saksi curiga, melihat tempat penyimpanan brankas dalam kondisi rusak dan brankas tidak ada di tempatnya. Kejadian itu segera dilaporkan ke Polsek Gondokusuman Yogya.
“Kami segera olah TKP dan memeriksa CCTV di TKP,” kata kapolsek. Polisi langsung melakukan olah TKP. Saat itu diketahui jika aksi tersangka, terekam CCTV. Wajanya juga terlihat cukup jelas. Polisi segera memburu tersangka di kampung halamannya. Namun, tersangka tidak ditemukan. Sehari kemudian, tersangka berhasil diringkus di kos-kosan wilayah Sagan.

“Pengakuannya, dia mencuri karena gaji bulan ketiga tidak dibayar,” papar kapolsek.
Ditambahkan Kompol Boni, gaji tersangka tidak dibayarkan karena tersangka melanggar aturan. Sesuai kesepakatan, gaji akan diberikan jika tersangka tidak izin selama seminggu. Dalam kenyataannya, tersangka kerap tidak masuk kerja, bahkan lebih dari satu minggu. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 363 KUHP denga ancaman hukuman maksimal 5 tahun kurungan. (Riz)

Read previous post:
MERAPI-TRI DARMIYATI Kondisi jalan lingkungan di bantaran Sungai Code di wilayah Gemblakan bawah yang telah ditata menjadi pedestrian saat dikunjungi Asian Infrastructure Invesment Bank .
Pedestrian Code Gumreget Gemblakan Dikonsep Jadi Lokasi Wisata

DANUREJAN (MERAPI)- Pembangunan jalan lingkungan di bantaran Sungai Code di wilayah Gemblakan bawah Kelurahan Suryatmajan Kecamatan Danurejan kini telah dirasakan

Close