TEROR PEMBAKARAN MOBIL CALEG DIDUGA KRIMINAL MURNI-Korban Yakin tak Terkait Politik

GODEAN (MERAPI) –Caleg PDIP Supriyoko menduga aksi teror pembakaran mobil yang menimpanya tak terkait statusnya sebagai calon anggota DPRD Kabupaten Sleman. Sebab selama ini dia tidak mempunyai permasalahan dengan orang lain. Dia pun menduga kejadian itu murni aksi kriminal.
“Saya tidak punya masalah dengan orang lain, sehingga yakin kalau kasus ini murni kriminal,” ujarnya kepada wartawan di rumahnya.
Untuk itu, dia menyerahkan penyelesaian kasus ini ke polisi. Supriyoko berharap polisi segera menangkap pelaku agar motif sebenarnya terungkap. “Kasus ini sudah saya serahkan ke Polres Sleman dan Polda DIY. Nanti secara resmi saya akan melapor, rencananya hari ini (kemarin),” beber Supriyoko.

Sementara itu menurut istri korban Nia Rahmawati (30), dialah orang yang pertama kali melihat kebakaran mobil itu. Saat itu dirinya curiga karena mendengar suara alarm mobil sangat keras. Setelah ditengok keluar, mobil diketahui sudah terbakar di bagian belakang. Api berkobar dari dalam mobil.
“Setelah dengar alarm, saya tengok keluar. Ternyata mobil sudah terbakar. Kemudian saya bangunkan suami saya. Dengan dibantu warga dan pekerja bangunan, saya kemudian memadamkan api,” kata Nia.
Dia menduga mobil tersebut sengaja dibakar oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Sebab sebelum dibakar, kaca mobil bagian belakang seperti dipecah. Usai memecah kaca mobil, pelaku kemudian membakar mobil dari dalam. Bahkan saksi juga mengaku mencium bau minyak tanah dari mobil yang terbakar.

“Api itu keluar dari dalam mobil bagian belakang. Saya menduga kaca mobil itu dipecah dulu kemudian baru dibakar,” jelasnya.
Dikatakan Nia, bahwa mobil itu digunakan suaminya Kamis sore sekitar pukul 16.30 WIB. Kemudian pada malam harinya, suaminya keluar lagi karena ada kegiatan, tapi dengan mobil yang lain. Mobil itu terparkir paling ujung, dan di belakangnya ada dua mobil lain.

“Mobil yang terbakar diparkir paling depan di tepi jalan. Sementara di belakangnya ada dua mobil yang terpakir. Tapi yang kena yang paling depan,” tandasnya.
Seperti diketahui, teror pembakaran mobil yang belakangan marak terjadi di Semarang, mulai merambah di Yogya. Buktinya, mobil Toyota Rush AB 1387 MU milik seorang calon legislatif, Supriyoko (40) warga Bantulan Sidoarum Godean Sleman, dibakar orang tak dikenal saat diparkir di garasi rumahnya, Jumat (22/2), pukul 02.30 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang menimpa politisi Partai PDIP tersebut.(Shn)

Read previous post:
Karanganyar Raih Penghargaan SAKIP

KARANGANYAR (MERAPI) - Pemkab Karanganyar mendapatkan penghargaan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LHE AKIP) Tahun 2018, pada acara SAKIP

Close