POPDA DIY 2019 – 8 Petenis Sleman Lolos Seleksi

SLEMAN (MERAPI) – Delapan petenis lolos seleksi atlet Pelti Sleman yang berlangsung di Lapangan Tenis Tridadi, Kamis (21/2). Delapan petenis yang meliputi empat putra dan empat putri ini akan disiapkan menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) DIY 2019. Delapan petenis ini pun termasuk muka lama yang sempat membela Sleman di berbagai kompetisi dan turnamen.

Empat petenis putra yang lolos adalah Diaz Ardianto dari SMAN 1 Sleman, Ramadhan Rafif dari MTsN 8 Sleman, dua petenis asal SMAN 2 Ngaglik, M Fajar dan Dito Arindo. SMAN 2 Ngaglik juga menyumbang tiga petenis putri lolos seleksi yaitu Herlintang, Giska, dan Carrisa. Satu petenis putri lainnya adalah Alodia dari SMPN 1 Sleman. Alodia sendiri merupakan wajah baru yang lolos seleksi.

Sekretaris Pelti Sleman, Subandiyo, usai seleksi mengatakan para petenis ini diharapkan bisa maksimal saat terjun di cabor tenis lapangan Popda nanti. Target Pelti adalah kontingen mampu meraih satu emas dan dua medali perak, sama seperti Popda sebelumnya. Namun ia berharap para petenis ini bisa memberikan kejutan terutama Alodia.

“Karena mereka ini berpengalaman di level pelajar jadi wajar jika kami berharap hasil maksimal dari mereka. Targetnya maksimal saja, tidak ada target khusus sebenarnya, semoga bisa mencapau atau lebih dari tahun lalu. Semoga juga Alodia bisa kasih kejutan,” katanya, Kamis (21/2).

Adapun seleksi digelar sejak Rabu (20/2) dan diikuti puluhan atlet. Banyaknya atlet yang mengikuti seleksi jadi bukti bahwa perkembangan tenis di kalangan pelajar Sleman sangat baik. Subadiyo juga berharap seleksi ini bisa memacu atlet agar lebih giat lagi dalam mengeluarkan potensi masing-masing. (Des)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
MERAPI-TWITTER BPPTKG Luncuran awan panas teramati mengarah ke Kali Gendol, Kamis (7/2) malam.
MELUNCUR 12 KALI DALAM 20 HARI-Awan Panas Belum Bahayakan Permukiman

UMBULHARJO (MERAPI)- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan aktivitas Gunung Merapi sejak 29 Januari hingga kini masih

Close