Biaya Sertifikat Tanah Rp 113.000, Desa Kedungwinong Paling Murah

Pembagian sertifikat tanah di desa Kedungwinong Pati. (Foto/Alwi Alaydrus)
Pembagian sertifikat tanah di desa Kedungwinong Pati. (Foto/Alwi Alaydrus)

PATI (MERAPI) – Beaya pembuatan sertifikat tanah desa Kedungwinong kecamatan Sukolilo merupakan yang termurah di kabupaten Pati. Melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) berhasil dibagikan 750 sertifikat, dengan beaya Rp 113.000,-.

Dari catatan wartawan, pembagian sertifikat tanah di Desa Kedungwinong Kecamatan Sukolilo, merupakan yang ketujuh kalinya dari program PTSL. Sebelumnya sudah dibagikan di Kecamatan Cluwak, Pucakwangi, Tlogowungu, Batangan, dan Kayen.

“Tetapi beaya Rp 113.000 di Kedungwinong adalah yang termurah. Desa-desa lain agar meniru” kata bupati Pati, H Haryanto SH MM MSI, Kamis (21/2).

Beaya pembuatan sertifikat tanah dari program PTSL, di setiap desanya selalu berbeda. Yakni berkisar Rp 600 ribu hingga Rp 1,5 juta,- per bidang.

Kepala Desa Kedungwinong, Sriyatun mengungkapkan besaran biaya yang dikenakan bagi masyarakat penerima program ini hanya sebesar Rp 113.000. Yakni untuk beli patok batas, materai serta biaya untuk pemberkasan.

“Warga saya, semula juga tidak percaya kalau pembuatan sertifikat tanah hanya Rp 113.000 karena dianggap terlalu murah. Ini yang aneh. Kita tawarkan beaya murah malah tidak percaya” kata kades Sriyatun

Diakuinya, sering mendapat cibiran dari sejumlah pihak, karena memberikan harga mengurus tanah yang murah. “Tetapi ini rumahtangga sendiri desa Kedungwinong. Jadi, kami tidak takut” tambahnya.

Bahkan tahun 2019 desa Kedungwiniong akan mendapat kuota program PTSL sebanyak 2.000 bidang, dengan biaya yang sama yakni Rp 113 ribu.

Bupati Pati, H Haryanto mengapresiasi langkah yang ditempuh Pemdes Kedungwinong. Dia menyebut bahwa biaya mengurus sertifikat Tanah dengan biaya 113 ribu, berarti sangat meringankan warga.

“Program PTSL atau biasa dikenal denfan sebutan Prona, biayanya ditanggung pemerintah pusat. Sehingga tidak ada biaya di BPN dan diberikan secara gratis kepada masyarakat. Namun untuk tahap pra-permohonan diperlukan biaya pada tingkat kelurahan dan desa berupa biaya materai dan biaya patok” tutur bupati Pati. (Cuk)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
DISEDIAKAN PERPUSDA SLEMAN – Komputer Khusus Tuna Netra

SLEMAN (MERAPI) - Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Sleman saat ini memiliki komputer khusus untuk tuna netra. Untuk mengoperasikannya disediakan pendamping.

Close