Sikat Rp 50 Juta, Pencuri Lolos dari Sergapan Polisi

BANTUL (MERAPI)- Polisi menangkap komplotan pencurian spesialis nasabah bank lintas provinsi di sebuah Homestay di daerah Babarsari Depok Sleman. Dua orang berhasil disergap yakni Hr (49) asal Bekasi Utara dan Ds (39) asal Sumatra Selatan. Sementara Ar asal Yogyakarta kini jadi buron petugas. Padahal, dia yang membawa uang Rp 50 juta milik warga Bantul.
Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti dua sepeda motor serta handphone.

Hingga kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan petugas. Reskrim Polres Bantul AKP Rudy Prabowo SIK didampingi Kasubag Humas AKP Sulistiyaningsih, Senin (18/2) mengatakan, kasus pencurian uang nasabah bank terjadi 14 Februari sekitar pukul 15.00. Komplotan ini menggasak tas berisi uang sekitar Rp 55 juta milik M Widodo (41) warga Samalo, Patalan, Jetis, Bantul di Kampung Kurahan Bantul pada 14 Februari lalu.
Sebelum pencurian terjadi, komplotan ini berbagi tugas. Pelaku Ds bertugas di dalam bank duduk bersama nasabah lainnya untuk menabung. Sambil menunggu nomor antrean dipanggil petugas bank, matanya terus mengawasi nasabah penarik dana dengan jumlah besar. Setelah mendapatkan mangsa nasabah penarik dana tunai Rp 50 juta, Ds menghubungi rekannya Hr dan Ar sambil menyampaikan ciri nasabah penarik uang Rp 50 juta.

“Informasi ciri nasabah penarik uang Rp 50 juta itu disampaikan kepada anggota komplotan lainnya yang sudah menunggu di luar tidak jauh dari bank, termasuk jenis mobilnya dan nomor platnya,” ujar Rudy.
Setelah mobil korban keluar halaman parkir bank, Hr dan Ar membuntuti arah mobil nasabah bank itu di jalan. Termasuk ketika mereka berhenti makan di warung soto selatan Pasar Bantul. Setelah itu mobil bergerak ke barat arah Kurahan Bantul. Setelah mobil berhenti karena korban ingin beli gas, kesempatan itu langsung dimanfaatkan pelaku untuk menggasak tas berisi uang lewat pintu mobil sisi kanan.

Menurut Rudy, aksi pelaku sangat cepat. Begitu mobil berhenti dan mesin menyala, pelaku membuka pintu dan mengambil tas. “Di dalam mobil itu ada saksi, tetapi hanya tahu pelaku membuka pintu, mengambil uang dan kabur ke selatan,” jelasnya.
Setelah mendapat laporan ada pencurian nasabah bank, petugas dipimpin Kanit Buser Polres Bantul Iptu Supriyadi SH bergerak di lapangan dengan memintai keterangan saksi dan korban. Selang sehari, petugas mengendus identitas para pelaku berdasarkan pemeriksaan kamera CCTV di bank.

Komplotan lintas provinsi ini kemudian diketahui menginap di daerah Babarsari dan langsung digrebek.
Dalam penggrebekan itu, satu pelaku lolos yakni Ar. Rudy mengungkapkan, dua tersangka Hr dan Dj sengaja datang dari Jakarta untuk ‘kerja’ di Yogyakarta dengan target nasabab bank. “Mereka mengaku baru sekali ini mencuri uang nasabah bank, sedang hasil curian dibawa pelaku Ar yang kabur ketika penyergapan,” tandasnya. (Roy)

Read previous post:
TERDAMPAK BANDARA NYIA-Petani Tambak Udang Kosongkan Lahan

WATES (MERAPI) - Pemerintah Kabupaten Kulonprogo terus mengupayakan tambak udang di selatan proyek Bandara New Yogyakarta International Airport berhenti beraktivitas,

Close