TEROR KEMBALI TERJADI DI SEMARANG, MODUS BERUBAH-2 Motor Dibakar di Siang Bolong

SEMARANG (MERAPI)- Teror pembakaran kendaraan bermotor oleh orang tak dikenal kembali terjadi di Kota Semarang, Sabtu (16/2). Sasarannya kali ini dua sepeda motor yang terparkir di sebuah kos-kosan di Jalan Candi Prambanan Timur IV, Ngaliyan, Kota Semarang. Beda dengan teror-teror sebelumnya yang selalu terjadi di waktu Subuh, teror kali ini terjadi di siang bolong.
Dua motor yang dibakar, Honda Tiger H-3894-KM dan Honda Vario H-5733-AJW adalah milik penghuni kos, yakni Dika dan Arda.
Salah seorang warga, Sutiman (70) mengaku peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Pemilik warung yang tidak jauh dari lokasi itu mengatakan, peristiwa nahas itu pertama kali diketahui oleh pegawai Kelurahan Kalipancur.

“Saya lihat apinya kecil langsung membesar, warga langsung berdatangan berupaya memadamkan dengan peralatan seadanya,” ungkapnya.
Sementara itu, anak pemilik indekos, Susiani (41) mengatakan kedua kendaraan yang terbakar itu memang milik dua penghuni pemondokan itu.
“Saat kejadian tempat kos sepi karena banyak yang sedang bekerja,” ucapnya.
Adapun kedua pemilik sepeda motor, kata dia, saat kejadian masih dalam kondisi tidur. Petugas yang menerima laporan kejadian itu kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melaksanakan olah tempat kejadian peristiwa.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji menyebut peristiwa teror pembakaran dua sepeda motor di Jalan Candi Prambanan Timur IV, Ngaliyan, Kota Semarang menggunakan modus yang berbeda dengan peristiwa-peristiwa serupa sebelumnya.

Dia mengatakan waktu kejadian pada teror kali ini tidak selazim teror sebelumnya. Selain itu, kata dia, ditemukan banyak batang korek yang diduga digunakan untuk membakar.
“Ini waktu kejadiannya tidak lazim. Juga tidak ada botol dan kain,” katanya.
Peristiwa pembakaran kali ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, berbeda dengan kejadian-kejadian sebelumnya yang biasa terjadi saat dinihari.
Meski demikian, kata Abiyoso, polisi akan menyelidiki keterkaitan kejadian kali ini dengan peristiwa-peristiwa sebelumnya.

Polisi, lanjut dia, masih memeriksa CCTV di sekitar lokasi untuk mencari petunjuk pelaku teror tersebut. Seperti diketahui, aksi teror pebakaran kendaraan terjadi sejak awal Januari di Semarang dan Kendal telah menghanguskan belasan mobil dan motor. Hingga kini motif dna pelaku teror belum diketahui. (Sky)

Read previous post:
Hujan Deras, Karnaval Imlek Malioboro Tetap Semarak

HUJAN deras yang mengguyur Yogyakarta pada Sabtu (16/2) malam tidak menyurutkan antusiasme masyarakat yang berkerumun mengitari panggung di Alun-alun Utara

Close