Longsor Ancam 3 Rumah Warga di Mlati

Spread the love


MERAPI-ATIEK WIDYASTUTI H Warga kerja bakti membersihkan sisa longsor di Dusun Sendowo Sinduadi Mlati.
MERAPI-ATIEK WIDYASTUTI H
Warga kerja bakti membersihkan sisa longsor di Dusun Sendowo Sinduadi Mlati.

SLEMAN (MERAPI) – Tebing setinggi 8 meter dengan panjang 15 meter dan lebar 2 meter yang berada di Dusun Sendowo G/40 RT 13 RW 56 Desa Sinduadi Mlati Sleman longsor, Rabu (13/2). Tiga rumah yang berada di dekat lokasi rawan longsor, karena hanya menyisakan jarak 2 meter dengan bibir tebing.

Informasi Merapi menyebutkan, di sekitar lokasi turun hujan dengan intensitas sedang sekitar pukul 16.00 WIB, Rabu (13/2). Longsor mulai terjadi pukul 18.00 WIB dan 30 menit kemudian ada longsor susulan. Selain membahayakan tiga rumah yang ada diatasnya, longsoran juga menutup akses jalan dan jembatan penghubung.

“Sempat terdengar suara gemuruh. Saya langsung lari dan cek ke belakang rumah ternyata ada yang longsor. Mungkin tanahnya sudah gembur karena dalam sebulan terakhir terus terjadi hujan deras,” ujar Nur Cahyo (32) selaku pemilik rumah, Kamis (14/2).

Selain rumah Nur Cahyo, longsoran juga mengancam dua rumah yang lain. Wasiran dan Yama. Berbeda dengan rumah Nur Cahyo yang masih menyisakan jarak 2 meter dengan bibir longsoran, rumah Wasiran hanya 1 meter saja.

Dibantu warga, Nur Cahyo langsung melakukan kerja bakti membersihkan sisa reruntuhan yang menutup jalan. Sedangkan di belakang rumah warga ditutup menggunakan terpal sebagai pengamanan.

Untuk penanganan selanjutnya, dia masih menunggu instruksi dari pihak berwenang. Apakah akan ditahan menggunakan bronjong atau bagaimana. Namun, dari desa dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman sudah datang untuk melakukan assessment.

“Sementara rumah bagian belakang tidak ditempati terlebih dahulu. Karena dindingnya juga ada yang retak. Kalau malam tidur di tempat tetangga,” imbuhnya.

Dari BPBD Sleman mengimbau kepada pemilik rumah untuk semua memantau kondisi rumah saat hujan. “Untuk jalan juga ditutup sementara, karena masih ada retakan dengan jarak kritis 1 meter dengan panjang 5 meter,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Makwan. (Awh)

Read previous post:
ilustrasi
Digigit Ikat Sidat, Nelayan Baron Opname dan Dioperasi

WONOSARI (MERAPI)- Seorang nelayan di Pantai Baron, Tanjungsari, Gunungkidul, Sarno (40) warga Dusun Sumuran, Kemadang mengalami luka parah dan dilarikan

Close