BARANG CURIAN DIJUAL KE TUKANG ROSOK- 2 Pencuri Spesialis Kabel Dihukum Berbeda


ilustrasi
ilustrasi

BANTUL (MERAPI) – Terdakwa pencuri spesialis kabel, Jatmiko (19) warga Sewon Bantul diganjar hukuman 3 bulan penjara potong masa tahanan dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Kamis (14/2).

Hukuman yang dijatuhkan hakim diketuai Laily Fitria Titin Anugerahwati SH lebih ringan dari tuntutan jaksa yang sebelumnya menuntut 4 bulan penjara. Sementara anggota komplotan lain, Ap (15) diganjar hukuman 1 tahun pengawasan Bapas Wonosari. Hukuman ini jauh lebih berat karena penuntut umum sebelumnya menuntut agar terdakwa mendapat hukuman 4 bulan pengawasan Bapas.

Hakim menyatakan kedua terdakwa terbukti sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 363 KUHP. Dari putusan yang dijatuhkan majelis hakim, kedua terdakwa menyatakan menerima.

Dalam amar putusan hakim terungkap, kedua terdakwa berhasil diamankan dari pelaku pencuri kabel yang telah ditangkap dan disidangkan sebelumnya. Para terdakwa sendiri ditangkap karena telah melakukan pencurian kabel milik Kampus ISI Yogyakarta yang berada di Sewon Bantul.

Perbuatan tersebut dilakukan pada 2017, saat itu kedua terdakwa telah merencanakan untuk melakukan pencurian kabel tembaga di Kampus ISI. Untuk itu keduanya sekitar pukul 03.30 masuk ke dalam kampus dengan memanjat pagar lalu masuk ke halaman kampus.

Dengan membawa peralatan seperti tang kedua terdakwa langsung memotong kabel. Dari aksinya tersebut keduanya berhasil membawa sebanyak 7 kg kabel tembaga kemudian dijual ke tukang rosok laku Rp 500 ribu. Uang hasil penjualan kabel kemudian dibagi berdua dan telah digunakan para terdakwa untuk foya-foya dan membeli pakaian. (C-5)


Pin It on Pinterest

Read previous post:
PENYIMPANGAN KREDIT OLEH DIRUT BPRS- Pembiayaan BPRS MMS Tak Sehat

BANTUL (MERAPI) - Terdakwa YSK, Direktur Utama PT BPRS Madina Mandiri Sejahtera (MMS) Jalan Parangtritis Sewon Bantul kembali diajukan dalam

Close