POLDA DIY KUMPULKAN TOKOH AGAMA-Tangkal Hoaks dan Radikalisme Sejak Dini

MERAPI-SAMENTO SIHONO AKBP Sinungwato saat membeirkan sosialisasi di hadapan peserta.
MERAPI-SAMENTO SIHONO/AKBP Sinungwato saat membeirkan sosialisasi di hadapan peserta.

DEPOK (MERAPI)- Ditbinmas Polda DIY menylenggarakan penyuluhan tentang Hamtibmas kepada tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda, ibu PKK dan karang taruna di Kelurahan Condongcatur, Depok, Sleman, Selasa (12/2) malam.
Kegiatan pembinaan dan penyuluhan tersebut digelar untuk memupuk rasa cinta tanah air, mencegah intoleransi, radikalisme dan terorisme. Termasuk memfilter pengaruh buruk gadget.
“Sekang juga Mou antara Polri dan Kementrian Sosial terkait bantuan sosial, kita berikan sosialisasi di sini. Termasuk antisipasi narkoba karena saling berkaitan,” beber Kasubdit Bintibluh Dit Binmas Polda DIY AKBP Sinungwati SH saat memberikan pemaparan.

Menurutnya, radikalisme saat ini menjadi salah satu momok pemecah belah NKRI. Untuk itu, berbagai cara dilakukan untuk infiltrasi paham ini. Tidak hanya melalui kehidupan nyata, gerakan radikal juga mulai mengakar dalam dunia maya.
“Itulah mengapa perlu langkah preventif dan preemtif sedari dini,” jelasnya. Menurutnya, saat ini pergerakan paham radikal melalui dunia maya semakin terang-terangan.
“Sudah tidak sembunyi-sembunyi seperti dulu. Hanya saja memang tersamarkan, sehingga kesannya tidak radikal. Hal ini sama bahayanya. Kalau masyarakat tidak sadar, bisa terjerumus dalam paham radikalisme,” jelasnya.

Sehingga diharapakan dalam kegiatan itu peserta dapat menyampaikan ke lingkungan sekitar tentang bahaya itu. Terlebih menyambut pesta demokrasi tahun 2019 ini.
“Apalagi saat ini tensi politik tengah panas, kemudian media sosial juga ambil bagian dalam memanaskan hal ini,” ujarnya.
Lebih lanjut pihaknya juga mengajak masyarakat untuk hati-hati dalam menggunakan media sosial, karena dinilai sangat rawan. Terlebih saat ini ada kecenderungan masyarakat bersifat individual tidak peduli lingkungan, karena sibuk dengan smartphone.

“Perkembangan teknologi tidak saja merubah gaya hidup manusia dari generasi ke generasi, namun cara pandang dan cara berpikir,” katanya.
Pada Kesempatan tersebut, AKBP Sinungwati juga mengajak warga jangan cepat terhasut dengan berita hoaks. Pasalnya hoaks berpotensi menimbulkan situasi kamtibmas yang tidak kondusif.
Apalagi kaitannya dengan pemilu 2019. Diharapkan masyarakat cerdas dan tidak mudah terprovokasi atau diadu domba. Untuk itu ia mengajak masyarakat menciptakan pemilu yang aman, damai dan sejuk serta menolak berita hoaks.

“Makanya kita sadarkan bahwa smartphone harus membantu kita, bukan kita yang diperbudak. Jangan asal share info yang belun tentu kebenaranya karena itu justru sangat membahayakan,” tandasnya.
Kades Condongcatur Reno Candra Sangaji menyambut positif sosialisasi oleh Ditbinmas Polda DIY. Dia berharap warga menjadi agen dan role model di lingkungannya masing-masing. “Hasil sosilisasi akan diterapkan dan diteruskan kepada masyarakat,” katanya. (Shn)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Bakpia Kemasan Plastik Mika Dilestarikan

SENTRA penghasil bakpia di kawasan Pathuk Yogya sudah dikenal berbagai kalangan. Meski demikian beberapa tempat di Daerah Istimewa Yogyakarta juga

Close