SENGKETA TERMINAL GIWANGAN RAMPUNG- Pemkot Bayar Perwita Karya Rp 56 Miliar


Kuasa hukum PT Perwita Karya Herkus Wijayadi (kanan) dan RM Setyohardjo SH saat menyampaikan keterangan kepada wartawan. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Kuasa hukum PT Perwita Karya Herkus Wijayadi (kanan) dan RM Setyohardjo SH saat menyampaikan keterangan kepada wartawan. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

YOGYA (MERAPI) – Sengketa pengambilalihan pengelolaan Terminal Giwangan Yogyakarta antara Pemkot Kota Yogyakarta dengan PT Perwita Karya akhirnya rampung setelah Pemkot membayar ganti rugi sebesar Rp 56 miliar.

“Eksekusi sudah dilaksanakan pada akhir bulan lalu setelah Pemkot mengembalikan kerugian uang pembangunan terminal Giwangan sesuai isi putusan pengadilan,” ujar R Herkus Wijayadi SH bersama RM Setyohardjo SH, kuasa hukum PT Perwita Karya kepada wartawan, Selasa (12/2).

Disebutkan, ganti rugi yang dibayarkan Pemkot Yogyakarta sebesar Rp 56 miliar selanjutnya Rp 41 miliar diserahkan ke BNI dan Rp 14 miliar masuk ke PT Perwita Karya. Karena sebelumnya terminal Giwangan Yogyakarta dibangun dari pinjaman BNI.

Pihak Pemkot Yogyakarta sendiri membayar kerugian tersebut 3 tahun setelah putusan pengadilan inkrah dan berkekuatan hukum tetap. “Karena sebelumnya kami ajukan eksekusi pada 2015 dan tahun 2019 ini baru dilaksanakan eksekusi secara sukarela oleh Pemkot,” lanjut Herkus menjelaskan.

Dengan eksekusi dan pembayaran yang dilakukan Pemkot akhirnya permasalahan keperdataan antara PT Perwira Karya dengan Pemkot Yogyakarta soal pengambilalihan terminal Giwangan usai. Perkara ini sebelumnya mencuat pada 2009 dan setahun kemudian baru diajukan gugatan ke pengadilan.

Kewajiban membayar oleh Pemkot seharusnya dilakukan setelah Peninjauan Kembali (PK) atas kasus ganti rugi pengambilalihan terminal Giwangan dari PT Perwita Karya ditolak oleh Mahkamah Agung (MA). Keputusan MA tersebut telah menguatkan keputusan Pengadilan Negeri Yogyakarta yang memenangkan PT Perwita Karya. (C-5)


Pin It on Pinterest

Read previous post:
ilustrasi
Jenderal Gadungan Tenteng Senjata Api Kemana-mana

BANTUL (MERAPI)- JA (53) asal Kali Angke, Cengkareng, Jakarta Barat diamankan petugas Polres Bantul akhir pekan lalu. Tak tanggung-tanggung, pelaku

Close