Dirut Perusda Aneka Usaha Diberhentikan

Edupark Intanpari dikelola Perusda Aneka Usaha Karanganyar. (Foto: Abdul Alim)
Edupark Intanpari dikelola Perusda Aneka Usaha Karanganyar. (Foto: Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI) – Dianggap tidak becus mengelola perusahaan milik Pemkab, Dirut Perusda Aneka Usaha, Untung Sriyanto diberhentikan sementara dari jabatannya. Ia terancam diberhentikan secara permanen apabila hasil evaluasinya tak memuaskan.

“Dievaluasi selama sebulan. Mulai 1-28 Februari, posisi Pak Untung digantikan sementara oleh saya sendiri. Menjadi Plt Dirut Perusda Aneka Usaha. Menjalankan kegiatan rutin perusahaan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pemkab Karanganyar, Titis Sri Jawoto, Senin (11/2).

Pemberhentian sementara Untung Sriyanto diperintah langsung Bupati Juliyatmono. Orang nomor satu di Pemkab Karanganyar ini kurang puas kinerja Untung usai dirinya resmi menjabat direktur salah satu perusahaan milik Pemkab Karanganyar itu pada 1 November 2018. Segudang masalah yang melilit perusahaan belum berhasil diberesi. Padahal, lanjut dia, bupati berharap besar pada akselerasi perusahaan umum daerah (PUD) tersebut.

“Pemda tidak henti-hentinya mempersiapkan PUD menjadi besar. Bahkan, disertakan modal lagi Rp 11 miliar untuk perluasan lahan. Ini (pemberhentian sementara Untung) bentuk pengawalan Pemda,” katanya.

Titis tak menampik perusahaan yang mengelola obyek wisata Edupark, Intanpari, dan Tawangmangu ini telah mengambil langkah besar dengan melakukan perombakan managemen dan sumber daya manusia (SDM). Termasuk menyeleksi ulang karyawan, pembenahan manajemen keuangan dan memperbaiki kondisi air di kolam renang Intan Pari yang kotor.

“Enggak ada penambahan pegawai. Yang ada justru lima mengundurkan diri. PUD itu juga menggandeng konsultan untuk menyeleksi ulang pegawainya. Untuk gangguan air, sudah digali sumur dalam,” katanya.

Dikatakannya, Untung dilarang mencampuri urusan Perusda Aneka Usaha selama masa evaluasi. Apapun hasil evaluasinya, Bupati Juliyatmono berhak memutuskan. Meskipun itu pemberhentian permanen.

Ketua Komisi B DPRD Karanganyar, Toni Hatmoko mengatakan pemberhentian sementara Untung Sriyanto merupakan langkah tepat yang diambil Bupati Juliyatmono. Selama tiga bulan lebih menjabat, Untung dianggap belum berusaha maksimal.

“Pertama, perombakan dan evaluasi pegawai. Kedua, pembenahan administrasi keuangan. Ketiga, peningkatan kapasitas SDM. Kemudian pembenahan fasilitas penunjang di Intanpari. Semua itu belum dilakoni semua. Diberhentikan sementara itu sudah sak pas-e,” katanya.

Terkait performa perusda itu yang menggembirakan pada 2018, bukanlah prestasi Untung. Saat itu, Perusda dipimpin sementara Kepala Badan Keungan Daerah (BKD) Sumarno usai dirut definitif Nur Kholis Hidayat, mengundurkan diri. Pada 2018, keuntungan Perusda Aneka Usaha mencapai Rp 600 juta lebih. (Lim)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Guru Didorong Lakukan Penelitian

WONOSARI (MERAPI) - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul mendorong guru melakukan penelitian untuk meningkatkan mutu pendidikan. "Kami

Close