BABAK 16 BESAR PIALA INDONESIA – PSS Hanya Punya Waktu Tiga Hari

SLEMAN (MERAPI) – PSS Sleman akan menghadapi Borneo FC di babak 16 besar Piala Indonesia 15 Februari mendatang. Laga pertama akan digelar di Stadion Segiri Samarinda kandang Borneo FC. Jadwal resmi yang dikeluarkan PSSI ini membuat tim pelatih PSS hanya punya waktu tiga hari, terhitung sejak Senin (11/2) ini guna mempersiapkan tim.

Ada 18 pemain yang siap dibawa ke Samarinda, termasuk dua penggawa anyar Arsyad Yusgiantoro dan Nerius Alom yang belum main saat PSS menghadapi Barito Putera di leg kedua yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo.

Seto Nurdiyantoro, pelatih PSS, mengatakan mau tidak mau harus mengikuti jadwal ini padahal idealnya tim baru siap menghadapi uji coba atau pertandingan resmi di atas tanggal 24 Februari. Namun Seto sudah mulai mempelajari kekuatan Borneo FC yang punya karakter sama dengan Barito Putera. Dalam latihan sore ini Seto merencanakan mulai program latihan taktik penguasaan bola. Ia enggan PSS kalah penguasaan bola dari Borneo seperti saat melawan Barito Putera. “Kami masih kalah dalam penguasaan bola sama Barito kemarin jadi tidak boleh mengulangi kesalahan. Borneo FC tim yang cukup kuat, kami hanya punya waktu pendek, persiapan seadanya saja dulu,” kata Seto, Minggu (10/2) kemarin.

Lawan Borneo FC bakal jadi pembuktian sejumlah penggawa anyar PSS bahwa mereka pantas dikontrak. Sebut saja Arsyad Yusgiantoro yang usai menandatangani kontrak ingin membuktikan diri bahwa layak menjadi pilihan utama. Begitu juga dengan penggawa lawas seperti Wahyu Sukarta yang dalam dua pertandingan menunjukkan perkembangan pesat. Wahyu bakal bersaing dengan Nerius Alom memperebutkan tempat utama. Sedangkan untuk pemain asing yang saat ini masih dinegosiasi manajemen, Seto belum bisa memastikan apakah akan dicoba dalam pertandingan lawan Borneo FC atau tidak.

“Ada beberapa pemain yang belum kami lihat dalam pertandingan, besok lawan Borneo mungkin akan kami coba. Untuk pemain asing kami tidak tahu apakah datang atau tidak dalam waktu dekat karena kan urusannya sama manajemen,” sambung pelatih yang bakal memiliki lisensi AFC Pro dalam waktu dekat.

Sementara itu kubu Borneo FC juga tengah mempersiapkan timnya secara serius menghadapi PSS. Pelatih kepala Bornoe FC, Fabio Lopez di laman resmi tim, mengaku antusias menghadapi Laskar Sembada yang membuat kejutan dengan menyingkirkan Barito Putera. Menurut Lopez meski berstatus sebagai tim promosi, PSS punya pelatih hebat yang mampu meramu pemain muda menjadi luar biasa. “Lawan PSS motivasi tim kami juga sekaligus coba pemain asing untuk pertandingan bagus. Pasti bagus sekali pertandingannya soalnya PSS bukan tim yang biasa-biasa saja,” kata Lopez di laman resmi tim.

Borneo sendiri sudah kedatangan pemain asing asal Belanda Jan Lammers. Bek berusia 23 tahun ini jebolan akademi sepakbola RKC Waalwijk, klub divisi dua Liga Belanda. Selain Lammers Boreno FC juga sukses mengamankan tanda tangan bek asal Uzbekistan Javlon Guseynov dan gelandang Persija Renan Silva. Tiga pemain asing ini diwaspadai penuh oleh Seto Nurdiyantoro. “Pemain asing mereka bagus di atas rata-rata kami waspada dengan mereka. Kalau tidak ada pemain asing, ya kami harus tetap maksimal menghadapi Borneo,” tegas Seto. (Des)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
RUTIN DIKARANTINA SAAT ‘MABUNG’-Merak Kian Jinak dan Berstamina

PENGGEMAR satwa hias datang dari berbagai kalangan, sehinggamemberi dampak positif bagi penangkar. Satu di antaranya penangkarmerak, baik jenis merak biru,

Close