Pesilat Karanganyar Ikrar Damai

Pesilat PSHT berikrar damai di alun-alun Karanganyar. (Foto: Abdul Alim)
Pesilat PSHT berikrar damai di alun-alun Karanganyar. (Foto: Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI) – Kelompok perguruan silat di Karanganyar berkomitmen menjaga kondusivitas jelang pemilu serta mendukung program pemerintah. Para pesilat juga berjanji menjauhi perbuatan onar.

Ikrar tersebut disampaikan keluarga besar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Karanganyar dalam apel siaga Setia NKRI dan Deklarasi Pemilu Damai di alun-alun kota, Minggu (10/2).

“Siapapun yang merongrong Indonesia, SH Terate akan menjadi garda terdepan. Kami bukan kelompok gelutan, keroyokan tapi insan berbudi luhur. Kami berbadan hukum, artinya wajib patuh dan dilindungi hukum. Jangan membuat repot aparat keamanan. Justru kita membantu keamanan,” kata Koordinator Wilayah PSHT Jawa Tengah, Sapto Yohanes dalam sambutannya di hadapan ratusan peserta apel.

Ia memastikan ajaran PSHT bermanfaat untuk menguatkan tekad bela negara para generasi muda. Hal itu jauh dari praktik perpecahan maupun antek pelaku perusakan. Kiprah PSHT ke depan difokuskan pada pemulihan citra negatif tersebut.

“Hilangkan cap-cap PSHT keroyokan. Jika ada yang mencurigakan, jangan main hakim sendiri. Laporkan ke kepolisian,” katanya.

Ketua PSHT Karanganyar, Suhanto mengatakan para pesilatnya berikrar cinta dan tunduk pada NKRI. Bentuk pengabdiannya berupa penciptaan situasi damai.

“Peran aktif warga PSHT membantu ketentraman di wilayah masing-masing. Kami siap membantu aparat jika dibutuhkan,” katanya.

Ia menegaskan perguruan silatnya di luar afiliasi politik ke calon maupun parpol. Hal itu sesuai aturan perguruan.

“PSHT independen. Namun kami bisa berada di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

Sementara itu dalam merayakan HUT ke-39 Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) Kera Sakti, perguruan ranting Tasikmadu, Kebakkramat dan Jumantono menggelar temu akbar sekaligus tasyakuran warga baru angkatan 122/108 di lapangan Desa Papahan. Dalam pertemuan itu disampaikan pula netralitasnya menyikapi pesta demokrasi pemilihan kepala desa serentak, pemilu legislatif dan pemilu presiden.

“Usia IKSPI Kera Sakti sekarang, dirasa cukup untuk menumbuhkan kebersamaan. Kita undang perguruan lain di acara ini sebagai mitra sinergitas mewujudkan keamanan, kedamaian dan kemakmuran. Sesuai penyataan ikrar, kami tidak akan berafiliasi ke parpol. Namun, tetap menyukseskan pemilu,” kata Ketua Ranting Tasikmadu, IKSPI Cabang Karanganyar. (Lim)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
DALAM ACARA HARI PERS NASIONAL 2019 – Sri Purnomo Terima Penghargaan

SLEMAN (MERAPI) - Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat memberi anugerah kepada Bupati Sleman, Sri Purnomo sebagai

Close