Terima Paket Pil Koplo, Pecandu Narkoba Diringkus

DEPOK (MERAPI)- Sebagian pengedar narkoba kini memanfaatkan perusahaan jasa pengiriman barang untuk mengirim narkoba. Akhir pekan lalu, petugas Diresnarkoba Polda DIY berhasil mengamankan seorang pecandu narkoba yang membeli pil koplo melalui online dan dikirim menggunakan jasa pengiriman.
Dari tangan tersangka, petugas berhasil menyita barang bukti berupa puluhan butir pil koplo berbagai jenis. Kasubdit III Ditresnarkoba Polda DIY, AKBP Mardiyono kepada wartawan, Minggu (10/2) mengatakan, tersangka yang diamankan yakni SM (25) warga Karasan, Palbapang, Bantul. Tersangka beserta barang bukti kini telah diamankan di Mapolda DIY.

“Tersangka sudah kita tahan, kita masih kembangkan darimana tersangka mendapatkan barang tersebut,” beber Mardiyono. Menurut Mardiyono, penangkapan tersangka bermula saat petugas mendapat info dari kantor jasa pengiriman paket adanya paket mencurigakan. Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata paket itu datang ke alamat rumah tersangka SM.
Tidak mau buruannya lepas, petugas kemudian mendatangi rumah tersangka untuk menanyakan paket tersebut. Setelah dibuka, ternyata paket tersebut berisi dua botol pil koplo jenis Hexymer. Selanjutnya petugas menggeledah kamar tersangka.

Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas menemukan pipet kaca berisi serbuk kristal sabu, empat tablet alprazolam, satu tablet camlet, alprazolam, serta satu buah kotak bertuliskan MI yang diletakan di atas meja dan almari.
“Dari hasil introgasi, barang tersebut digunakan sendiri. Kita masih dalami darimana tersangka mendapatkan barang tersebut,” tandasnya.
Mardiyono menambahkan akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 62 UU RI nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman hukumannya maksimal lima tahun dan denda Rp 100 juta.

Ditegaskan Mardiyono, Ditresnarkoba Polda DIY terus gencar melakukan pemberantasan peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Sedikit kecurigaan akan langsung ditindak lanjuti.
“Kita tidak pandang bulu. Siapapun yang terindikasi atau tertangkap mengedarkan narkoba akan kita proses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.(Shn)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
BABAK 16 BESAR PIALA INDONESIA – PSS Hanya Punya Waktu Tiga Hari

SLEMAN (MERAPI) - PSS Sleman akan menghadapi Borneo FC di babak 16 besar Piala Indonesia 15 Februari mendatang. Laga pertama

Close