BAWA BATU, 8 PELAJAR DITANGKAP-Polisi Gagalkan Penyerangan Sekolah

TEGALREJO (MERAPI) – Delapan pelajar SMA di Kota Yogya, digelandang ke Polresta Yogya, Minggu (10/2) pukul 02.00. Mereka dipergoki polisi saat akan melempari sekolah lain dan melakukan vandalisme (corat-coret).
Dari lokasi penangkapan di Jalan Gotong-royong Karangwaru Tegalrejo Yogya, polisi menyita seplastik batu dan cat semprot.
Kasubaghumas Polresta Yogya Iptu Sartono kepada wartawan menjelaskan, 8 pelajar ini diamankan saat nongkrong di sebuah angkringan. Awalnya, polisi tengah berpatroli di sekitar Tegalrejo. Lantaran gerak-geriknya mencurigakan, mereka langsung digeledah. Petugas menemukan batu dan cat semprot. Selanjutnya, para pelajar ini digelandang ke Polresta Yogya.

“Menurut pengakuan, batu dan cat semprot akan digunakan untuk melempari dan corat-coret di sekolah lain. Tapi belum sempat dilakukan,” kata Iptu Sartono.

Delapan pelajar yang diamankan adalah, Ms (16) dan Ma (17) warga Ngaglik Sleman, Rd (18) warga Minomartani, Mt (17) asal Wonosobo Jateng, Hf (18) warga Jambon Trihanggo, Md (15) asal Ngluwar Magelang, Mf (15) warga Condongcatur dan Dh (15) asal Batang Jateng. Dari para pelajar ini, polisi menyita 4 buah batu, 1 cat semprot dan 4 unit motor.
Seluruh pelajar ini kemudian menjalani pembinaan di Polresta Yogya. Menurut Sartono, polisi tidak melakukan penahanan karena mereka belum terbukti melakukan tindak pidana. Meski demikian, para pelajar ini harus membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan serupa dan wajib apel.
“Penindakan ini dalam rangka Operasi Bina Kusuma 2019. Ke depan akan kami tingkatkan patroli malam hari di tempat dan lokasi rawan kriminalitas,” tutup Iptu Sartono. (Riz)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Dijajaki Pemanfaatan Musuh Alami Tikus

KARANGANYAR (MERAPI) - Petani di Karanganyar menjajaki pemanfaatan musuh alami tikus untuk mengendalikan serangannya. Cara tersebut mendampingi pengendalian manual seperti

Close