PALSUKAN KUITANSI-Kepala Cabang Diler Tipu 13 Konsumen

SLEMAN (MERAPI)- Seorang Kepala Cabang diler motor Yamaha Harpindo Yogya di kawsan Monjali, Mlati, Sleman, IG (36) warga Umbulharjo Yogya ditangkap polisi setelah menipu belasan konsumen pembeli motor. Pelaku meraup uang hingga ratusan juta rupiah setelah memalsukan kuitansi pembelian. Dari belasan motor yang dipesan dan dibayar konsumen, hanya empat yang dikirim, itupun bodong alias tanpa surat-surat.
Setelah buron beberapa hari, pelaku berhasil dibekuk petugas Satreskrim Polres Sleman. Kini pelaku beserta satu unit motor sudah diamankan di Mapolres Sleman guna penyidikan lebih lanjut.
“Kita amankan pelaku beserta barang bukti di rumah pelaku. Saat kita tangkap, pelaku langsung mengakui perbuatannya,” beber Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Anggaito Hadi Prabowo kepada wartawan, Jumat (8/2).

Menurutnya, pelaku menggelapkan uang perusahaan dalan kurun waktu November sampai bulan Desember. Modus yang digunakan yakni tersangka menjual sepeda motor, namun hasil penjualannya tidak disetorkan.
Kuat dugaan ada sekitar 13 konsumen yang tertipu. Dari jumlah itu, baru empat yang diserahkan. Itupun tidak ada surat-surat atau motor bodong. Pasalnya transaksi hanya fiktif, meski dilakukan di kantor.
“Saat melakukan transaksi dengan konsumen, pelaku ini memberikan kuitansi palsu yang ditulis tangan. Padahal kuitansi yang asli kan di-print nama dilernya. Pelaku berdalih kuitansi hanya sementara dan nanti akan diganti,” jelasnya.
Kanit Ranmor Polres Sleman Iptu Irvan Andhi menambahkan, aksi pelaku terendus setelah satu demi satu konsumen menagih motor yang sudah dibayar ke diler.

Saat itu baru diketahui ternyata tak ada laporan transaksi itu. Pihak diler segera lapor polisi. Tak berselang lama, pelaku pun berhasil dibekuk. Dari hasil pemeriksaan, ujar dia, pelaku tidak hanya menjual empat sepeda motor pada konsumen. Namun ia juga diduga menerima uang dari para konsumen lain dan barang tak dikirim.
“Pengakaunya banyak konsumen yang sudah jadi korban. Jadi konsumen sudah setor uang secara cash namun barang tak dikirim,” beber Irvan.
Selain mengamankan pelaku, petugas menyita barang bukti berupa sepeda motor, kuitansi tanda pembelian dan bukti pembelian motor. Menurutnya, usai melakukan penipuan pelaku lantas kabur dengan membawa uang tersebut.

“Pengakun pelaku uang itu untuk bayar utang,” kata Irvan.
Irvan menambahkan akibat perbuatannya pelaku akan dijerat dengan Pasal 374 dan 373 KUHP tentang penggapan dalam jabatan dengan ancaman diatas 5 tahun penjara. Saat ini pelaku sudah di tahan di Polres Sleman. (Shn)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Para mahasiswa KKN 029 UMY usai melakukan penyuluhan hukum di Sanggrahan II. (MERAPI-MUSTAQIM)
MAHASISWA KKN 029 UMY- Gelar Penyuluhan Hukum Tetangga

DLINGO (MERAPI) - Untuk memberi pemahaman hukum, mahasiswa KKN 029 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang berlokasi di Dusun Sanggrahan II

Close