Naik Motor Curian dari Yogya ke Bogor

MERAPI-SAMENTO SIHONO Kompol Haryanta saat mengintrogasi pelaku pencurian sepeda motor
MERAPI-SAMENTO SIHONO/Kompol Haryanta saat mengintrogasi pelaku pencurian sepeda motor

PAKEM (MERAPI)- MR (42) warga Ciseeng Bogor Jawa Barata nekat mencuri sepeda motor Honda Beat AB 3809 EX milik majikannya sendiri, Achyani Saebani (51) pengusaha perikanan di Dusun Samberember Candibinanngun Pakem, Sleman. Beruntung, aksinya terendus dan akhirnya ia ditangkap anggota Reskrim Polsek Pakem di rumah saudaranya di Bogor.
Kini tersangka beserta barang bukti diamankan di Polsek Pakem guna penyelidikan lebih lanjut.
Kapolsek Pakem Kompol Haryanta mengatakan, pencurian itu bermula saat pelaku datang ke Yogya untuk bekerja di usaha Perikanan milik korban Achyani Saebani (51) yang berada di Dusun Samberember Candibinangun Pakem.

Namun baru dua hari bekerja, pelaku sudah berulah. Dia mengambil kunci sepeda motor yang berada di atas meja. Setelah memastikan semuanya aman, pelaku lantas membawa kabur sepeda motor tersebut untuk dibawa ke Bogor.
“Sebelumnya pelaku ini pernah bekeja di tempat korban, lalu keluar. Kemudian pada 5 Desember pelaku menghubungi korban untuk minta pekerjaan lagi, baru kerja dua hari pelaku ambil motor korban,” kata Haryanta, Rabu (6/2).
Usai kejadian tersebut korban yang merupakan warga Kulonprogo ini lantas melapor ke Polsek Pakem. Mendapat laporan itu, dengan dipimpin Kanit Reskrim Polsek Pakem AKP M Nasirudin, polisi lantas melakukan penyelidikan.

Menurutnya, dari keterangan sejumlah saksi, polisi menemukan petunjuk bahwa pelakunya adalah MR. Namun, pelaku tergolong licin, karena selalu berpindah-pindah tempat. Berkat kejelian petugas, pelaku berhasil diamankan di rumah saudaranya di Bogor akhir pekan lalu, beserta barang buktinya.
“Saat kita tangkap, pelaku langsung mengakui perbuatannya. Namun pelaku ini tergolong licin karena selalu berpindah-pindah tempat persembunyian untuk mengelabui petugas,” beber Nasirudin.
Lanjut Nasirudin, dari hasil penyidikan, pelaku merupakan seorang residivis kasus pengelapan mobil di Bogor Tahun 1999 lalu. Akibat kejadian tersebut pelaku divonis pengadilan 8 bulan kurungan penjara.

“Akibat perbuatannya ini, pelaku kami jerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” tandasnya.
Sementara itu MR membantah mencuri sepeda motor tersebut. Di hadapan petugas, pelaku mengaku hanya meminjam motor. Kendati demikian petugas tidak begitu saya mempercayai ucapan pelaku.
“Saya tidak mencuri, hanya pinjam. Karena saat itu saya sedang buru-buru mau balik ke Bogor tapi tidak punya uang, makanya saya bawa motor itu,” pungkasnya.(Shn)

Read previous post:
Pamsimas Lima Desa Diresmikan

LENDAH (MERAPI) - Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (Pamsimas) III Tahun 2018 Kulonprogo untuk lima desa sasaran diresmikan di

Close