2020 Kampung Dapat Dukungan Anggaran

UMBULHARJO (MERAPI) –  Pembentukan pengurus kampung di Kota Yogyakarta hampir dituntaskan. Pembentukan pengurus kampung itu untuk mendukung pembangunan di Kota Yogyakarta yang berbasis kampung.

“Sampai akhir Januari masih ada beberapa kampung yang dalam proses melengkapi kepengurusan. Susunan kepengurusan yang sudah terbentuk kemudian ditetapkan melalui surat keputusan lurah masing-masing wilayah,” kata Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Octo Noor Arafat, kemarin.

Pembentukan pengurus kampung di Kota Yogyakarta diatur dalam Peraturan Walikota Yogyakarta Nomor 72 Tahun 2018. Berdasarkan peraturan itu ditetapkan sebanyak 170 kampung. Tapi ada penggabungan satu kampung di Kelurahan Patehan sehingga hanya ada tiga kampung di kelurahan tersebut sesuai jumlah eks-Rukun Kampung (RK). Oleh sebab itu total ada 169 kampung yang harus melengkapi kepengurusan kampung.

Dia menyatakan susunan kepengurusan kampung cukup sederhana yakni ketua, sekretaris, bendahara dan tiga seksi yaitu pembangunan fisik, seksi pembangunan nonfisik serta seksi data dan teknologi informasi. Seluruh kepengurusan yang telah terbentuk diminta bersinergi dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) untuk menyusun rencana pembangunan pada 2020 melalui musyawarah perencanaan pembangunan dalam rangka mewujudkan kampung yang berdaya.

“Dalam perwal memang tidak ada larangan pengurus kampung rangkap jabatan RT/RW. Tapi kami imbau agar susunan kepengurusan kampung diisi warga yang belum memiliki jabatan pengurus RT/RW,” tuturnya.

Secara terpisah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perlindungan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Yogyakarta Edy Muhammad menyampaikan rencana pembangunan yang disusun oleh kampung disesuaikan dengan kerangka pijak yang sudah disepakati yaitu berbasis keluarga. Misalnya dalam kegiatan bersih kampung maka seluruh anggota keluarga ikut.

“Bersih-bersih kampung tidak hanya diikuti oleh bapak-bapak saja. Tetapi juga perempuan dan anak atau melibatkan ibu-ibu PKK untuk kegiatan penguatan karakter anak,” imbuh Edy.

Pada 2020 setiap kampung di Kota Yogyakarta juga akan mendapat intervensi anggaran senilai Rp 18 juta/tahun dikali jumlah RW di kampung tersebut. Proposal kegiatan akan dijadikan satu dengan proposal dari LPMK. (Tri)

Read previous post:
MERAPI-ATIEK WIDYASTYUTI H Petugas Damkar Sleman memerikan kesiapan armada mereka.
ANTISIPASI PROYEK KENTUNGAN DAN GITO-GATI – Damkar Sleman Tempatkan 1 Armada di Depok

SLEMAN (MERAPI) - Pemadam Kebakaran (Dampak) Kabupaten Sleman berencana menempatkan satu unit armadanya di wilayah Sleman timur. Hal ini sebagai

Close