GILIRAN 5 MOTOR DIBAKAR-Teror 4 Hari Berturut-turut

MERAPI-SUKARYONO Polisi memeriksa motor yang dibakar pelaku
MERAPI-SUKARYONO/Polisi memeriksa motor yang dibakar pelaku

SEMARANG (MERAPI)- Teror pembakaran kendaraan di Semarang terus berlanjut. Jika sebelumnya pelaku mengincar mobil, kini giliran sepedamotor yang dibakar. Selama dua hari, yakni Sabtu (2/2) dan Minggu (3/2), lima motor dibakar misterius di wilayah Semarang.
Dengan demikian selama empat hari berturut-turut sejak Kamis (31/1), tiap hari ada teror pembakaran kendaraan bermotor.
Dua motor dilaporkan dibakar pada Minggu dini hari di Jalan Margosari, Ngaliyan, Kota Semarang. Dua sepeda motor yang terparkir di dalam rumah Sutrisno (71) tersebut hangus terbakar. Salah seorang saksi Zaenal Abidin (25) mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Penjual makanan tersebut melihat api membara di rumah korban, saat dirinya akan pulang usai berjualan.

“Api sudah membesar, saya berteriak ke pemilik rumah,” katanya lagi.
Sesaat sebelum kejadian, saksi mengaku sempat melihat dua pria mencurigakan berboncengan sepeda motor. Namun apakah dua orang itu pelakunya, saksi belum bisa memastikan.
Beruntung api yang membakar di rumah Sutrisno tidak sampai menjalar ke bagian lain rumahnya karena warga bersama petugas sigap memadamkan api.
Sehari sebelumnya atau pada Sabtu (2/2) dinihari, tiga sepedamotor dilaporkan dibakar di teras rumah di Jalan Menoreh Timur II, Sampangan, Kota Semarang.
Peristiwa yang diduga bagian dari teror tersebut menimpa rumah yang ditinggali Diyono dan keluarganya. Menurut salah seorang anak Diyono, Adyantoro (28), peristiwa pembakaran sepeda motor itu terjadi saat subuh. “Waktu azan subuh, bapak kebetulan sedang mencuci piring,” katanya lagi. Saat itu, kata dia, terlihat nyala cahaya berwarna merah di depan rumah.
Selain itu, juga terdengar suara sepeda motor yang sempat berhenti sebelum api menyala. “Ketika dilihat, api sudah membakar bagian atas ketiga sepeda motor,” ujarnya seperti dilansir Antara

Ia menambahkan, ketiga sepeda motor yang terbakar itu merupakan milik ayah dan kedua kakaknya. Menurut dia, motor-motor itu memang biasa diparkirkan di teras rumah karena keterbatasan tempat. Rumah Diyono berada di kawasan perkampungan padat penduduk.
“Beruntung tadi api tidak sampai membesar,” ujarnya.
Usai kejadian, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.
Dengan dua kejadian itu, berarti teror pembakaran mobil dan sepeda motor terjadi beruntun pada empat hari terakhir di Kota Semarang, yakni sejak Kamis (31/1) lalu. Pada 31 Januari, teror menimpa Maura Apriani, warga Jalan Ciliwung, Semarang Timur, Kota Semarang. Mobil Daihatsu Ayla miliknya dibakar orang tak dikenal.

Kemudian pada 1 Februari 2019, pembakaran mobil yang terparkir di dalam halaman rumah kembali terjadi di Kota Semarang menimpa Dodi Handono (71), warga Jalan Genuk Karanglo, Kota Semarang. Sedang lima motor terbakar pada Sabtu dan Minggu. Jika ditotal, sejak teror terjadi, sudah ada enam mobil dan tujuh motor yang terbakar misterius di Kota Semarang.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji mengatakan, aparat kepolisian sudah diterjunkan berpatroli di jam rawan, yakni selepas Subuh. Selain itu, untuk mempersempit gerak pelaku, warga diimbau meningkatkan siskamling di lingkungan masing-masing. “Kami mengerahkan anggota reserse untuk memburu pelaku dengan meningkatkan patroli,” ungkap Kombes Pol Abiyoso Seno Aji. Ia berkeyakinan cepat atau lambat pelaku yang ulahnya meresahkan masyarakat itu pasti tertangkap. (Sky)

Read previous post:
ilustrasi
CURI DI KAMPUS UAD- Cleaning Service Segera Diadili

YOGYA (MERAPI) - Berkas terdakwa seorang cleaning service, EBS alias Eko (31) warga Yogyakarta telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN)

Close