Polisi Tangkap Penadah Mobil Curian Jaringan Jabar

MERAPI-Zaini Arrosyid Tersangka bersama dua barang bukti
MERAPI-Zaini Arrosyid
Tersangka bersama dua barang bukti

TEMANGGUNG (MERAPI) – Kepolisian Resort Temanggung menangkap Ma alias Maskur warga Kandangan Temanggung dengan sangkaan sebagai anggoa sindikat penadah kendaraan truk curian dari Jawa Barat. Pria yang mengaku sebagai sempat menjadi anggota TNI itu kini mendekam di tahanan Polres Temanggung.

Kasat Reskrim Polres Temanggung AKP Dwi Hariyadi mengatakan mendapat informasi dari Kepolisian Resort Garut Jawa Barat bahwa pada pencurian truk pada Kamis (31/1) pukul 02.30 WIB di Kampung Banen Desa Limbangan Timur Kecamatan Limbangan Garut. Truk produksi 2018 itu milik Bandi saeful. ” Truk diperkirakan menuju ke arah Temanggung,” katanya Jumat (01/2).

Dikatakan pihaknya langsung mengerahkan personel untuk melacaknya, termasuk ke rumah tersangka yang diduga sebagai anggota sindikat penadah truk curian asal Jawa Barat di rumahnya. Tersangka ditangkap bersama truk yang dibawanya. Saat itu dia akan menyembunyikan truk di sebuah tempat.

Disampaikan pencurian di Garut dilakukan oleh Yosef warga Bandung yang kemudian janjian janjian bertemu dengan Maskur di Lumbir Banyumas. Maskur naik kendaraan angkutan umum ke Banyumas dengan membawa plat nomor AA 1466 PE untuk mengganti plat nomor asli B 9735 CDC untuk mengelabuhi petugas. Pada pertemuan itu, Yosef hendak menjual truk curian Rp 50 juta. ” Tersangka menyanggupi untuk menjualkannya,” katanya.

Dikatakan petugas mengamankan truk dan sebuah colt T yang belum sempat dijual. Kendaraan itu juga hasil pencurian dari sindikat yang sama yang dikirim beberapa hari sebelumnya dan belum sempat dijual. Yosef kini dalam pengejaran Polres Garut, tersangka Maskur juga akan ditangani Polres Garut.

” Tersangka dijerat dengan pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman selamanya 4 tahun penjara,” katanya.

Tersangka Maskur mengatakan sudah kenal dengan Yosef dalam beberapa waktu terakhir. Namun membantah jika mobil itu sebagai curian, sebab Yosef menyampaikan putus leasing dan minta untuk dijualkan seharga Rp 50 juta. ” Saya bisnis jual beli mobil jadi saya mau saja dimintai tolong. Belum sempat dijual sudah tertangkap polisi,” katanya. (Osy)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Tali Asih Penggarap PAG Segera Cair

WATES (MERAPI) - Uang tali asih bagi warga penggarap Paku Alam Ground (PAG) yang terdampak pembangunan Bandara NYIA akan dicairkan

Close