ANTISIPASI BENCANA ALAM – Sleman Anggarkan Dana Tak Terduga Rp 5 M

MERAPI-AWAN TURSENO Sri Purnomo (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan.
MERAPI-AWAN TURSENO
Sri Purnomo (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan.

SLEMAN (MERAPI) – Sebagai wilayah yang berpotensi rawan bencana alam, Pemerintah Kabupaten Sleman menyediakan dana tak terduga sebesar Rp 5 miliar. Meski begitu, anggaran tersebut diharapkan tidak akan dimanfaatkan keseluruhan. Sehingga dapat dipakai untuk cadangan tahun berikutnya.

“Potensi bencana alam di Sleman sangat beragam kecuali tsunami. Tetapi kita berharap, anggaran tersebut tidak terpakai semua. Dalam arti di Sleman tidak terjadi bencana alam yang cukup parah,” kata Bupati Sleman, Sri Purnomo kepada wartawan di Ruang Rapat Sekda Sleman, Kamis (31/1).

Dijelaskan, anggaran cukup besar tersebut sebagai wujud bahwa Pemkab Sleman peduli dan serius dalam menangani tanggap bencana. Di sisi lain, menyelamatkan jiwa manusia jangan sampai menjadi korban bencana alam adalah langkah yang paling diutamakan. Yaitu dengan melakukan kesiapsiagaan dan saling koordinasi lintas instansi yang ada di internal Kabupaten Sleman serta lintas sektoral.

Namun, lanjut Sri Purnomo, jika dana yang dipersiapkan tidak cukup karena terjadi bencana yang cukup serius, dapat menambah dana lewat anggaran perubahan. “Prinsipnya, yang kena musibah harus dibantu supaya meringankan beban akibat mengalami bencana,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Sri Purnomo juga menyampaikan, dampak dari puncak musim hujan pada Januari 2019 yaitu terjadi bencana banjir Kali Pete di Dusun Karangmojo dan Bogem, Tamanmartani, Kalasan. Meski tidak ada korban jiwa, tetapi 1 rumah roboh milik Supriono yang dihuni 6 jiwa. 2 rumah terancam ambrol yakni milik Titis dan Sunardi.

Ada pula 15 rumah di Dusun Bogem tergenang air 30 cm hingga 1 meter akibat luapan Kali Pete. Sedangkan jembatan Karangmojo terancam ambrol karena pondasi menggantung akibat tergerus aliran banjir Kali Pete.

Dampak banjir Kali Opak mengakibatkan jembatan gantung Kalijogo di Dusun Karangwetan, Kalitirto, Berbah rusak berat akibat tidak kuat menahan beban pohon yang hanyut dan menyangkut jembatan.

Begitu pula bencana angin kencang menyebabkan kerugian di beberapa wilayah meliputi Kevamatan Prambanan, Kalasan, Ngemplak, Ngaglik, Sleman dan Godean. (Awn)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Pemaaf

SALAH satu sifat mahmudah adalah sifat pemaaf dan lawan daripada sifat ini adalah sifat pemarah dan pendendam. Pemaaf berarti orang

Close