PERESMIAN LBH SEMBADA- Wujudkan Masyarakat Melek Hukum


Sapto (kiri) bersama pengurus saat peresmian kantor baru LBH Sembada. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Sapto (kiri) bersama pengurus saat peresmian kantor baru LBH Sembada. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

SLEMAN (MERAPI)- Masih banyak orang yang tak paham hukum menjadi daya tarik Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sembada untuk terjun ke lapangan memberi bantuan. Hal itu sebagai salah satu upaya lembaga bantuan hukum untuk bekerja mengabdi kepada masyarakat dengan mewujudkan keadilan.

“Selama ini tidak semua orang berpendidikan, terutama soal hukum. Sehingga kami hadir untuk memberi penyuluhan hukum,” ujar pendiri dan pembina LBH Sembada, Sapto Nugroho Wusono SH MH di sela-sela peresmian Kantor LBH Sembada Jalan Parasamya Beran Lor Tridadi Sleman, Kamis (31/1).

Disebutkan, sejak berdiri pada 2016 lalu, LBH Sembada telah mendampingi berbagai kasus baik pidana maupun perdata. Sebagai lembaga yang konsen tentang hukum, LBH Sembada telah melakukan pelatihan, penyuluhan dan pendampingan hukum.

Bahkan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, pada 2019 LBH Sembada akan melaunching pelatihan hukum untuk masyarakat umum. Untuk itu pihaknya akan berupaya memberikan pemahaman hukum bagi masyarakat umum termasuk sasaran lulusan SMA.

“Pelatihan hukum yang kami adakan diharapkan masyarakat sadar hukum. Sebagai lembaga bantuan hukum dalam membantu dan mencegah terjadinya pelanggaran-pelanggaran hukum termasuk kasus klitih,” lanjut Sapto menjelaskan.

Dalam pencegahan kenakalan remaja maupun klitih, LBH Sembada akan bekerja sama dengan dinas pendidikan maupun pihak sekolah untuk memberikan pemahaman hukum bagi guru Bimbingan Konseling (BK). Apalagi selama ini kasus klitih menjadi perhatian masyarakat luas.

“Selama ini tren kasus yang kami tangani selalu naik. Selain pidana umum kami juga banyak mendampingi pidana anak. Untuk itu dari Sembada kami menginginkan masyarakat Sleman melek hukum” tegas Sapto. (C-5)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
ilustrasi
Begal Payudara

DALAM terminologi hukum pidana, istilah begal payudara sebenarnya tidak dikenal. Yang dikenal adalah pencabulan atau pelecehan seksual. Soal seperti apa

Close