Resahkan Ketertiban Umum, Puluhan Siswa Terjaring Razia Satpol PP Sukoharjo

Puluhan siswa yang terjaring razia mendapatkan pembinaan dari Satpol PP Sukoharjo. (Foto: Wahyu Imam Ibadi)
Puluhan siswa yang terjaring razia mendapatkan pembinaan dari Satpol PP Sukoharjo. (Foto: Wahyu Imam Ibadi)

SUKOHARJO (MERAPI) – Puluhan siswa terjaring razia karena kedapatan bolos sekolah atau nongkrong dan berkeliaran di tempat umum sehingga meresahkan masyarakat. Mereka kemudian ditangkap petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo untuk diberikan pembinaan sebelum dilepaskan.

Kepala Satpol PP Sukoharjo Heru Indarjo, Selasa (29/1) mengatakan, Satpol PP Sukoharjo melakukan razia penertiban di wilayah Kecamatan Sukoharjo Kota dengan sasaran siswa sekolah yang kedapatan bolos atau nongkrong dan berkeliaran saat jam pelajaran atau setelah pulang. Petugas disebar dan menemukan puluhan siswa dibeberapa tempat dan paling banyak berada di seputar Alun Alun Satya Negara.

Dalam razia tersebut petugas sempat mengalami kesulitan setelah beberapa siswa berusaha melarikan diri. Namun usaha tersebut gagal karena Satpol PP Sukoharjo sudah menerjunkan puluhan petugas menyebar dan mengepung Alun Alun Satya Negara.

Siswa yang terjaring dalam razia tersebut kemudian diangkut menggunakan truk dan dibawa ke kantor Satpol PP Sukoharjo. Mereka selanjutnya diapelkan dan didata identitas seperti nama, alamat dan asal sekolah.

Petugas Satpol PP Sukoharjo juga memberikan pembinaan kepada semua siswa yang terjaring razia. Usai pembinaan para siswa diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi dikemudian hari.

“Total ada 34 siswa yang terjaring dalam razia mereka berasal dari berbagai sekolah ditemukan nongkrong dan berkeliaran di seputar Alun Alun Satya Negara,” ujarnya.

Satpol PP Sukoharjo juga memberikan informasi kepada pihak sekolah tempat asal siswa untuk koordinasi. Hal itu penting sebagai bentuk pembinaan agar sekolah ikut membantu pengawasan terhadap siswa.

“Razia dilakukan setelah ada masukan dan informasi dari masyarakat yang resah karena melihat banyak siswa sekolah nongkrong atau berkeliaran di luar sekolah baik saat jam pelajaran maupun setelah pulang,” lanjutnya.

Dasar razia dilakukan Satpol PP Sukoharjo terhadap Peratuan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2014 tentang Ketertiban Umum. Petugas melakukan razia juga sebagai usaha mencegah terjadinya tawuran antar pelajar dan kenakalan remaja. Selain itu juga menciptakan kondusifitas keamanan menjelang pelaksanaan Pemilu 2019. (Mam)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
KPU Sleman Kukuhkan Relawan Demokrasi

SLEMAN (MERAPI) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman secara resmi mengukuhkan relawan demokrasi (relasi), di aula Graha Sarina Vidi Jalan

Close