Musisi OM AB Pro Jogja Terus Kembangkan Potensi Diri

Formasi solid OM AB Pro Jogja besutan babe Wata.
Formasi solid OM AB Pro Jogja besutan babe Wata.

MENINGKATKAN mutu permainan guna memberikan hiburan yang punya kelas dan memiliki kibaran bendera grub makin moncer, menjadi target bagi semua musisi yang tergabung daalam OM AB Pro Jogja. Sehingga terus berlatih guna makin melihaikan ketrampilan bermusik ria, terus ditingkatkan oleh setiap personilnya. Selain solid dalam kelompok, setiap individu juga harus terus mengembangkan diri dengan kemampuannya. Hal ini penting untuk terus memberikan hiburan serta tontonan musik goyang yang berkualitas.

Untuk memberikan suguhan musik yang bermutu begitu ungkap M. Riswanto koordinator musisi OM AB Pro, selain menguatkan soliditas dalam kelompok juga masing-masing musisi memiliki semangat untuk terus mengembangkan kemampuannya bermusik. Harapannya dengan ketrampilan secara tehnik bermusik individu memiliki bobot, pastinya akan semakin menguatkan penampilannya ketika masuk dalam kelompok musik.

“Karena kita punya target dan harapan lebih maju berkembang, sehingga kita harus mampu mengembangkan diri. Memberikan suguhan musik yang enak dinikmati dan enak dihayati oleh penyanyinya, ini penting,” tutur Aris begitu sapaan intimnya.

Dalam pentas edisi Selasa (29/1) nanti malam, Marwata SE makin mantap menata strategi panggung Palm Cafe dengan sejumlah penyanyi kenamaan binaannya diantaranya, Lely Menthol, Vio Tanaka, Sinta Samanta, Dewi Calisata dan Tuti Safira. Dengan pengarah panggung Jito Prakoso yang akan menyegarkan suasana malam di Palm Cafe.

“Kita turunkan penyanyi sohor AB Pro Jogja malam nanti, mengingat nama-nama mereka sudah cukup dikenal oleh pecinta musik dangdut Yogyakarta. Sehingga dijamin penampilan mereka akan semakin menghangatkan suasana malam dan menggetarkan panggung Palm Cafe,” tutur babe Wata tanpa bermaksud promosi.
Ditegaskan Babe Wata, untuk penampilan di setiap Selasa malam, pastinya memiliki daya pesona tersendiri. Karena itu akan berpengaruh juga bagi penampilan pada malam Sabtu mendatang, sehingga menata penyanyi yang akan tampil pun membutuhkan strategi dan manajemen panggung tersendiri. Tujuannya, begitu tandas dia untuk memberikan suasana yang terus terjaga meriahnya.

“Agar pecinta musik dangdut di Yogyakartaterus dapat menikmati musik goyang ini meriah terus tanpa jeda,” pungkasnya.

Bala musisi pengiring masih utuh dalam pormasinya Aris serta Wahid di keyboard, Tri pada gitar rithem, Kelik di Melodi dan Totok pembentot Bass, gesutan kendang ditangan Desta, sementara Robert ada dipenggebuk Drum dan Prono si peniup suling. (Teguh)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
NAMANYA DICATUT DI SPANDUK DUKUNGAN PILPRES – Sultan Serahkan ke Bawaslu

DANUREJAN (MERAPI) -  Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyerahkan kewenangan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait penggunaan namanya

Close