BERAKSI DI SIANG BOLONG-Begal Payudara Ditangkap Polisi

MERAPI-ISTIMEWA Tersangka peremas payudara (tengah) ditahan polisi.
MERAPI-ISTIMEWA/Tersangka peremas payudara (tengah) ditahan polisi.

WONOSARI (MERAPI)- Seorang pemuda berinisial RBN (23) warga Desa Ngawis, Kecamatan Karangmojo, Gunungkidul dibekuk Polsek Karagmojo, Polres Gunungkidul, Sabtu (26/1). Dia adalah pelaku begal payudara (pelecehan seksual dengan meremas payudara) yang beraksi di Seropan, Bejiharjo, Karangmojo.
Atas perbuatannya tersebut, RBN yang kini berstatus sebagai tersangka, akan dijerat pasal 281 KUHP tentang tindak pidana merusak kesopanan di muka umum dengan hukuman ancaman di bawah lima tahun penjara. “Tersangka sudah kami amankan dan menjalani proses hukum,” kata Kanit Reskrim Polsek Karangmojo, Polres Gunungkidul Iptu Pujiyono SH kepada wartawan, Minggu (27/1).

Informasi di lokasi kejadian menyatakan, penangkapan tersebut berawal dari laporan seorang gadis warga desa setempat. Pada Sabtu lalu, korban melapor menjadi korban pelecehan seksual. Awalnya korban mengendarai motor seorang diri di Jalan Raya Ngawis-Bejiharjo. Dia pun tak curiga. Namun nampaknya, pelaku sudah membuntuti korban.
Sesampainya di depan TPR Goa Pindul, Seropan, Bejiharjo, Karangmojo, tiba-tiba pelaku yang juga mengendarai sepeda motor sendirian mendekat ke arah korban. Di lokasi yang sepi, pelaku kemudian memepet kendaraan korban. Korban pun kaget. Saat posisinya sudah sangat dekat, tiba-tiba tangan pelaku langsung meremas area sensitif wanita tersebut. “Usai meremas payudara korban, tersangka langsung kabur meninggalkan korbannya,” ujar Pujiyono.

Korban kaget setengah mati. Dia tak mampu menghindar. Korban pun berteriak meminta tolong. Sejumlah warga yang mendengar teriakan korban berusaha mengejar pelaku. Namun pelaku tak tertangkap. Korban pun segera malapor ke polisi. Sejumlah saksi kemudian dimintai keterangan polisi. Korban pun sedikit banyak masih ingat ciri pelaku. Setelah melakukan penyelidikan mendalam, beberapa jam usai korban melapor, pelaku berhasil dibekuk. “Pelaku langsung mengakui perbuatannya,” tandasnya. Hingga kemarin, pelaku masih diperiksa intensif di Mapolsek Karangmojo. Dia dijerat pasal 281 KUHP tentang tindak pidana merusak kesopanan di muka umum dengan hukuman ancaman di bawah lima tahun penjara. (Pur)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
ilustrasi
Tembak Cah Klitih

LANGKAH Polres Sleman membentuk Tim Progo Sakti yang secara khusus memberantas kejahatan jalanan, termasuk aksi klitih, merupakan langkah jitu. Tim

Close