PERSIAPAN SEAGAMES 2019 – 7 Pemanah DIY Dipanggil Seleknas

YOGYA (MERAPI) – DIY kembali berpeluang mengirimkan atlet panahannya untuk mengikuti ajang internasional mewakili Indonesia. Hal itu menyusul panggilan dari tim nasional (timnas) terhadap tujuh atlet panahan DIY untuk mengikuti seleksi nasional (seleknas) yang digelar di Jakarta pada 25-27 Januari.

Seleknas tersebut dilakukan sebagai persiapan pembentukan tim yang akan diberangkatkan pada even SEA Games 2019 di Filipina, sekaligus persiapan jangka panjang menghadapi Olimpiade 2020 di Jepang.

Adapun para atlet panahan DIY yang dipanggil seleknas, meliputi Okka Bagus, Hendra Purnama, Titik Kusumawardani, Risna Oktavia Hardanik, Arif Dwi Pangestu, Hilmi Yumna Haliza, Federico Rifqi serta Prima Wisnu Wardana.

Pada kesempatan mengikuti selenas tersebut, para atlet DIY akan didampingi dua pelatih, yakni Subarno dan Budi Widayanto. “Harapannya para atlet terbaik DIY ini bisa lolos masuk Pelatnas (pemusatan latihan nasional,red),” ungkap Subarno di Yogya, kemarin.

Disebutkan Subarno, pada seleknas kali ini terdapat total 40 pemanah yang bakal bersaing. Mereka terdiri dari 20 pemanah nomor recurve dan 20 pemanah nomor compound. “Untuk nomor recurve, dari DIY ada Titik dan Risna di bagian putri, serta Okka dan Hendra di bagian putra. Sedangkan nomor compund ada Hilmi di bagian putri, Prima dan Frederico di bagian putra,” tuturnya.

Dari seluruh atlet yang dipanggil, Subarno menambahkan, nantinya akan diciutkan menjadi 16 atlet. “Komposisi dari masing-masing nomor hanya diambil 4 atlet putra dan 4 atlet putri. Jadi totalnya untuk recurve dan compound semuanya ada 16 atlet yang bakal masuk pelatnas,” imbuhnya.

Sementara itu, terkait persaingan dengan pemanah lainnya, Budi Widayanto yang menjadi pelatih pendamping dari DIY, mengatakan bahwa para pemanah dari DIY sudah banyak memiliki pengalaman. Adapun pesaing dari daerah lain yakni meliputi atlet dari Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat.

“Kalau untuk jam terbang, beberapa pemanah DIY ini kan sudah sering ikut even, baik nasional maupun internasional. Jadi kalau melihat peluangnya, pasti bakal ada yang lolos. Yang terpenting anak-anak bisa fokus memperlihatkan kemampuan maksimalnya,” kata Budi. (Oro) pԚ;�

Read previous post:
VIGIT JUGA BANTUKALTENG PUTRA DAN PSMP – Vigit Mengaku Oknum PSSI Lindungi PSS

SURABAYA (MERAPI) - Tersangka kasus pengaturan skor, Vigit Waluyo, menjalani pemeriksaan Satgas Antimafia Bola di Mapolda Jawa Timur (Jatim), Kamis

Close