PASCAPENUNDAAN SIDANG VONIS- Ecky Lamoh Berharap Putusan Adil


Terdakwa Ecky Lamoh usai sidang. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Terdakwa Ecky Lamoh memberi keterangan pers usai sidang. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – Mantan vokalis rock Edane, Alexander Theodore Lamoh atau Ecky Lamoh (57) warga Perum Trimulyo Blok III Jetis Bantul berharap Pengadilan Negeri (PN) Bantul memberikan keadilan bagi dirinya setelah majelis hakim yang diketuai Sri Wijayanti Tanjung SH kembali menunda membacakan putusan.
“Penundaan putusan ini sudah kedua kalinya. Untuk itu kami berharap majelis hati-hati dalam menjatuhkan vonis dan memberikan keadilan bagi saya,” ujar Ecky Lamoh kepada wartawan, Kamis (24/1).

Untuk itu pihaknya berharap mendapat keringanan atas tuntutan dirinya selama 4 bulan penjara dengan dakwaan telah melakukan pencemaran nama baik. Hal itu dilakukan terdakwa dengan menuduh kakak iparnya Hadi Sutoyo sebagai tersangka dan memposting ke facebook sebagaimana pasal 27 ayat (3) UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektonik sebagaimana diubah dengan UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektonik.

Perkara tersebut bermula pada 2013 terdakwa melaporkan kakak iparnya Hadi Sutoyo dan istrinya Dana Christina ke Polres Bantul dengan dugaan penipuan dan penggelapan sertifikat tanah. Tetapi setelah 2 tahun terdakwa melaporkan perkaranya merasa laporannya mengendap di Polres Bantul. Karena alasan itu timbul niat terdakwa untuk membuat atau menyebarkan informasi melalui akun facebook milik terdakwa tentang laporan agar diketahui publik maupun oleh pimpinan Kepolisian Republik Indonesia.

Postingan dalam facebook menuduh kakak iparnya sebagai tersangka. Padahal terdakwa tidak memiliki kewenangan atau hak untuk mempublikasikan status hukum seseorang dengan menyatakan yang bersangkutan sebagai tersangka. Status di dinding facebook yang diposting terdakwa tersebut bersifat publik sehingga dapat diakses oleh setiap orang pengguna facebook dan dilaporkan kakak iparnya ke polisi hingga diajukan ke persidangan. (C-5)


Pin It on Pinterest

Read previous post:
ilustrasi
Kapolda Instruksikan Tindak Tegas Sopir Truk Goyang

SLEMAN (MERAPI)- Kapolda DIY Irjen Pol Ahmad Dofiri memberi peringatan keras bagi para pelaku atraksi truk goyang atau 'kapten oleng'.

Close