PSS MENANG 2-1 DI PIALA INDONESIA – Dua Gol Hari Yudo Permalukan Barito Putera

MARTAPURA (MERAPI) – PSS Sleman sukses mempermalukan Barito Putera di depan puluhan ribu suporter pada leg pertama laga 32 besar Piala Indonesia dengan keunggulan 2-1 di Stadion Demang Lehman, Martapura, Rabu (23/1) sore. Dua gol PSS diceploskan Hari Yudo sedangkan gol tuan rumah dicetak Samsul Arif. Kedua tim akan kembali bertemu di leg kedua yang akan berlangsung di Stadion Maguwoharjo Kamis (31/1) mendatang.

Kemenangan ini membuktikan bahwa PSS siap menebar ancaman ke kontestan Liga 1 lainnya. Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro semringah ketika mendengar kabar kemenangan PSS. Hasil akhir di luar ekspektasi pelatih yang tengah mengejar lisensi AFC Pro di Spanyol ini. Ia pun tak sungkan memberikan pujian bagi tim pelatih dan para pemain yang kemarin memberikan perlawanan terhadap tuan rumah. “Ini di luar ekspektasi kami sebenarnya, selamat untuk para pemain dan tim pelatih, selanjutnya saya harap bermain baik lagi di kandang,” katanya melalui pesan pendek, Rabu (23/1).

Dalam laga kemarin PSS menurunkan banyak wajah lama. Ada Try Hamdani, Zamzani, Bagus Nirwanto, Gufron, Ikhwan Ciptady, Wahyu Sukarta, dan Rangga Muslim, Listiyanto Raharjo. Pelatih Kiper yang mendampingi PSS juga menurunkan empat pemain anyar, Haris Tuharea, Ricky Kambuaya, Derry Rahman, dan Hari Yudo. Sementara tuan rumah banyak menurunkan pemain muda. Tak ada nama Afandi Yusuf di pemain dan Bayu Pradana yang baru didatangkan dari Mitra Kukar. Mereka juga tidak menurunkan dua pemain asing Arthur Jesus dan Lucas Silva.

PSS tampil tenang di babak pertama. Menurunkan Wahyu Sukarta dan Ricky Kambuaya sebagai jenderal lapangan tengah, Laskar Sembada mampu menyaingi daya kreativitas Evan Dimas dan Paulo Sitanggang di lini tengah tuan rumah. Sedangkan Rangga Muslim dan Haris Tuharea yang dipasang di posisi sayap beberapa kali merepotkan pertahanan Barito yang dikawal Ady Setiawan, Ahmad Hahrus, Andri Ibo, dan Rony Beroperay. Bahkan PSS yang bermain tanpa didampingi pelatih kepala Seto Nurdiyantoro mampu mencuri gol di menit 19 melalui tandukkan Hari Yudo menerima umpan dari Haris Tuharea.

Tertinggal satu gol membuat tuan rumah meningkatkan daya serang. Sayang direct ball yang langung mengarah ke jantung pertahanan PSS selalu dimentahkan Asyraq Gufron dan Ikhwan Ciptady. PSS nyaris menambah keunggulan menit 29 andai tendangan bebas Wahyu Sukarta tak ditepis Aditya Harlan. Laskar Antasari baru bisa menyamakan kedudukan menit 34 melalui sontekkan Samsul Arif. Umpan lambung Gavin Kwan diteruskan Ady Setiawan ke kaki Samsul Arif yang tak kesulitan menaklukkan Try Hamdani.

Skor sama kuat menaikkan mental para pemain tuan rumah. Gelombang serangan Barito Putera nyaris berbuah gol menit 37 melalui tendangan Evan Dimas. Beruntung tendangannya masih tipis di sebelah kiri gawang PSS yang tak terjaga. Lima menit terakhir di babak pertama, pertandingan menjadi keras. Asyraq Gufron dan Hari Yudo harus mendapat perawatan setelah berduel dengan para pemain Barito. Namun wasit yang memimpin pertandingan tak juga mengeluarkan kartu untuk pemain Barito yang melakukan pelanggaran keras.

Dua menit kick off babak kedua, PSS kembali mengejutkan dengan mencetak gol kedua yang lahir dari serangan balik cepat. Hari Bahtiar yang menjaga Yudo gagal menghentikan kecepatan eks pemain Kalteng Putra yang mudah menaklukkan Aditya Harlan. Skor menjadi 2-1 untuk kemenangan PSS.

Barito berusaha membalas lewat serangan lewat sayap yang menghasilkan dua peluang lewat tandukkan Samsul Arif dan Ady Setiawan yang arahnya tipis di atas mistar. Jacksen F Thiago memasukkan Yakob Sayuri menambah daya gedor. Masuknya top skor Liga 3 dua musim lalu ini memberikan efek positif pada tim yang nyaris menyamakan kedudukan menit 77 melalui Samsul Arif. Kuartet pertahanan PSS mampu tampil baik selama babak kedua. Mereka mampu mematahkan tiap serangan Barito Putera hingga akhirnya mampu mempertahankan keunggulan.

“Jelas hasil ini di luar ekspektasi kami karena bisa menang. Gol kedua tadi terjadi karena kami bisa memanfaatkan kelemahan pemain belakang Barito Putera. Tapi kami tidak boleh lengah di leg kedua nanti sebab tim yang kami kalahkan ini bukan Barito yang sebenarnya. Pemain asing mereka tidak main, jadi bukan gambaran tim Barito,” kata pelatih fisik Komarudin yang menghadiri jumpa pers usai pertandingan. (Des)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Angin Kencang dan Tanah Longsor Landa Dua Kecamatan

SUKOHARJO (MERAPI) - Hujan deras disertai angin kencang terjadi di wilayah Kecamatan Tawangsari dan Bulu menyebabkan pohon tumbang dan atap

Close