Melanggar Aturan, Puluhan APK Terkena Penertiban

SUKOHARJO (MERAPI) – Puluhan alat peraga kampanye (APK) milik calon anggota legislatif (caleg) dan partai politik (parpol) disita oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo diberbagai lokasi saat penertiban. Selanjutnya APK dikembalikan ke pemiliknya oleh petugas. Apabila tidak diketahui pemiliknya maka APK akan disita. Penertiban dilakukan karena banyak temuan pelanggaran tata cara pemasangan.

Kepala Satpol PP Sukoharjo Heru Indarjo, Selasa (22/1) mengatakan, penertiban terhadap APK sudah dilakukan bersama dengan Bawaslu, PPK desa dan kecamatan. Kegiatan dilaksanakan setelah ada informasi dari masyarakat. Selain itu juga karena temuan langsung dari petugas pada saat melaksanakan tugas disejumlah wilayah.

Penertiban digelar dengan melibatkan tim gabungan secara bersama di wilayah tertentu. Semisal di wilayah Kecamatan Baki pada Selasa (22/1) petugas disebar dibeberapa titik untuk mencopot APK yang kedepatan melanggar aturan.

Pelanggaran yang paling banyak dilakukan oleh caleg dan parpol yakni memasang APK dengan cara memaku di pohon, melintang jalan sehingga membahayakan masyarakat dan memasang pada titik terlarang seperti di jalan protokol, tempat ibadah, sekolah dan kantor pemerintahan.

“Paling banyak pelanggaran APK dipasang di pohon dengan cara di paku. Aturan larangan ini sebenarnya sudah lama diterapkan namun tetap saja masih banyak yang melanggar,” ujarnya.

Dari puluhan APK yang ditertibkan petugas mayoritas berasal dari empat parpol. Masing masing pengurus parpol sudah mendapatkan pemberitahuan dan informasi penting dari petugas. Harapannya setelah ini mereka sudah tidak lagi melakukan pelanggaran serupa dikemudian hari.

Untuk pengawasan Satpol PP Sukoharjo sudah menerjunkan petugas disemua wilayah. Hal itu dimaksudkan untuk menekan kasus pelanggaran pemasangan APK. Selain itu juga sebagai upaya meminimalisir kesalahan dari caleg dan parpol.

“Satpol PP Sukoharjo terus berkoordinasi dengan Bawaslu dan petugas terkait lainnya baik dalam pengawasan dan penertiban,” lanjutnya.

Heru menghimbau kepada masing masing caleg dan parpol untuk menaati semua aturan pemasangan APK. Sebab semuanya sudah ada ketentuannya dan wajib ditaati. Selain bentuk ketaatan juga usaha menjaga kerapian dan keindahan kota.

“Pemasangan APK juga harus sesuai standar. Artinya seperti baliho dengan ukuran besar maka wajib dipasang kuat karena kondisi sekarang sedang sering terjadi hujan deras dan angin kencang. Kalau tidak kuat dikhawatirkan bisa roboh dan menimpa pengguna jalan,” lanjutnya.

Satpol PP Sukoharjo sudah menemukan beberapa APK berukuran besar yang sempat miring bahkan nyaris roboh setelah terkena angin kencang. Hal itu diketahui langsung petugas maupun menerima laporan dari masyarakat.

“Masing masing caleg dan parpol wajib memantau kondisi APK miliknya sekalipun sudah benar tata cara pemasangannya karena cuaca ekstim,” lanjutnya. (Mam)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
KESEJAHTERAAN MAKIN MENINGKAT – 874 Penerima Bantuan PKH Mengundurkan Diri

WONOSARI (MERAPI) – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gunungkidul melakukan pemutakhiran data (Update) terhadap penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Data

Close