JADI TERSANGKA-Sopir Truk Goyang Terancam 4 Tahun Penjara

BANTUL (MERAPI)-Sopir truk goyang AB 8482 TK, Muhammad Faisal Abdaoe (20) warga Tegal Donon, Sumberarum, Moyudan, Sleman akhirnya ditetapkan jadi tersangka usai menabrak dua orang remaja di Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) Gadingsari, Sanden, Bantul. Sopir truk yang melakukan manuver kapten oleng itu dijerat pasal 311 ayat 4 dan 3 UU No 22 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.
“Setelah kami melakukan pemeriksaan terhadap sopir dan saksi-saksi, akhirnya sopir truk kami tetapkan sebagai tersangka,” ujar Kepala Unit Kecelakaan Sat Lantas Polres Bantul, Ipda Mulyanto MM kepada wartawan, Selasa (22/1).
Dikatakan Ipda Mulyanto MM, salah satu pertimbangan penetapan tersangka adalah luka yang dialami korban cukup berat. Salah satu korban, Fiki Dwi Pamungkas (14) warga Jaten Desa Sendangsari, Pajangan, Bantul bahkan hingga kemarin belum sadarkan diri.

Menurut Mulyanto, pasca kasus tersebut, pihaknya memang sangat intensif melakukan pemeriksaan terhadap sopir truk dan saksi-saksi. Oleh karena itu, pihaknya bakal menindak tegas bagi pelanggarnya.
Untuk mencegah kejadian serupa, ujar Mulyanto, petugas Unit Kecelakaan Sat Lantas Polres Bantul akan memperbanyak sosialisasi dan penindakan manuver truk goyang, baik kepada pemilik dan sopirnya. “Jangan sampai masyarakat menjadi korban lantaran kurang hati-hatinya pengemudi kendaraan lain,” jelasnya.
Seperti diberitakan, dua remaja menjadi korban fenomena truk goyang atau Kapten Oleng di Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS), Gadingsari, Sanden, Bantul, Minggu (20/1) petang.

Sebelum kejadian itu, sejumlah warga berada di tepi jalan di saat sejumlah truk melintas usai mengikuti Festival Truk di Pantai Goa Cemara. Satu truk melintas dengan berjalan zigzag. Disusul kemudian truk bernomor polisi AB 8482 TK yang dikemudikan Muh Faisal (20) melaju zigzag dari arah barat untuk melakukan manuver truk goyang atau yang dikenal dengan kapten oleng. Tiba-tiba, truk warna ungu tersebut lepas kendali, diduga sopir tak menguasai manuver kendaraan. Truk pun kemudian melaju liar hingga menabrak dua orang yang melaju berboncengan dari arah timur, Fiki Dwi Pamungkas (14) dan Tri Iwantoro (12) keduanya warga Sendangsari, Pajangan, Bantul.
Menurut Mulyanto, korban Fiki hingga kini belum sadarkan diri setelah mengalami cedera di kepala sangat serius. Selain itu, Fiki mengalami patah di kedua kakinya. “Sedang pemboncengnya Tri Iwantoro sudah sadar,” kata dia. (Roy)

Read previous post:
HUJAN DERAS DAN ANGIN DI GUNUNGKIDUL – Pantai Sundak Banjir, 4 Rumah Tertimpa Pohon

WONOSARI (MERAPI) - Curah hujan dengan intensitas tinggi terjadi di Kabupaten Gunungkidul dan menimbulkan berbagai bencana, di antaranya banjir dan

Close