KAPTEN OLENG TAK DIREKOMENDASIKAN-Manuver Berbahaya, Skil Sopir Truk Harus Mumpuni

YOGYA (MERAPI)- Manuver truk goyang atau yang viral disebut kapten oleng dinilai sebagai aksi sangat berbahaya. Sopir truk dituntut punya skil mumpuni dan mengenal kondisi truk yang disetirnya.
“Jika tidak, akibatnya bisa vatal. Misalnya seperti kasus yang terjadi di Bantul,” ujar seorang sopir truk asal Sleman yang enggan disebut namanya kepada Merapi, Selasa (22/1).

Sopir berpengalaman itu mengaku sangat prihatin dengan aksi manuver truk goyang yang menabrak dua orang remaja di Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) Gadingsari, Sanden, Bantul. Dia menganalisa jika kejadian itu bisa disebabkan sopir truk itu tak paham medan dan kondisi truk yang dikendarainya. “Bisa jadi memang dia bukan sopir truk itu yang sebenarnya alias pocokan,” jelasnya.
Menurut dia, manuver truk goyang hanya bisa dilakukan oleh sopir truk yang berpengalaman dan memiliki skil mumpuni. Dia dituntut bisa memperkirakan kecepatan truk saat bermanuver dan beban yang ada di bak truk. Sebab jika muatan truk kosong, sangat rentan terjadi kecelakaan karena tak ada beban yang menahan saat truk bermanuver. “Sebenarnya manuver itu hanya memainkan stir. Namun sopir memang harus mengenal medan dan kondisi truk. Juga beban truk. Jika beban kosong, maka manuver itu sangat berbahaya,” jelasnya.

Bisa jadi, sopir truk yang mengalamai kecelakaan itu tak mengangkut beban. “Lebih berbahaya jika sopir hanya ikut-ikutan melakukan manuver demi eksistensi atau biar terlihat keren,” jelas sopir truk berpengalaman ini. Dalam video yang beredar di media sosial, truk yang menabrak dua remaja itu memang hanya ikut truk di depannya yang melakukan manuver sama.
Untuk itu, dia sangat tak merekomendasikan sopir melakukan manuver ini. Meskipun di jalan banyak orang uang memintanya. Sebab, kata dia, jika terjadi kecelakaan, bukan hanya sopir truk yang terancam jiwanya. Namun juga warga masyarakat umum.
“Di kalangan para sopir pun, manuver ini tak direkomendasikan karena memang sangat berbahaya,” pungkasnya. (*)

Read previous post:
ilustrasi
JADI TERSANGKA-Sopir Truk Goyang Terancam 4 Tahun Penjara

BANTUL (MERAPI)-Sopir truk goyang AB 8482 TK, Muhammad Faisal Abdaoe (20) warga Tegal Donon, Sumberarum, Moyudan, Sleman akhirnya ditetapkan jadi

Close