SIDANG PENCURIAN SEPEDA- Komplotan Residivis Ngaku Butuh Uang


Saksi Saptana saat menjadi saksi dalam sidang terdakwa DK di PN Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
 Saptana saat menjadi saksi dalam sidang terdakwa DK di PN Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – Anggota komplotan residivs pencuri sepeda, DK (32) warga Yogyakarta kembi diajukan ke Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Selasa (22/1).
Dalam kesempatan itu jaksa Maria Goreti Sunarwati SH di hadapan majelis hakim diketuai Dewi Kurniasari SH menghadirkan saki Saptana (terpisah) yang merupakan teman terdakwa saat melakukan pencurian.

“Kami melakukan pencurian karena lagi butuh uang. Rencananya sepeda yang kami curi akan dijual dan uang hasil penjualan dibagi dua,” ujar saksi Saptana saat memberikan keterangan di muka persidangan.

Disebutkan, saat itu saksi Saptana pada Kamis 18 Oktober 2018 pukul 03.00 bersama terdakwa ke luar rumah untuk bermain di Game Online daerah Bugisan Kasihan Bantul. Terdakwa lalu meminjam sepeda motor Honda Vario warna merah Nomor Polisi G 4006 QW milik Wisnu Ageng Pamuji.

Kemudian keduanya berbocengan dengan posisi terdakwa berada di depan sedangkan Saptana di belakang. Keduanya dari Bugisan berjalan menuju jalan Parangtritis sesampai di depan rumah saksi korban Arie Iswanhari Dusun Paker RT 001 Desa Mulyodadi Bambanglipuro Bantul, terdakwa disuruh berhenti oleh Saptana.

Setelah itu saksi Saptana berjalan menuju kerumah saksi Arie Iswanhari dengan memanjat pintu gerbang dan mengambil sepeda ayun merk Polygon Seierra warna hitam kombinasi putih. Selanjutnya Saptana ke luar melului pintu gerbang lalu sepeda tersebut dinaiki dan dibawa pergi.

Setelah kira-kira berjalan sejauh 100 meter Saptana berhenti dan meminta terdakwa untuk bergantian menaiki sepeda ayun tersebut. Sepeda ayuan dinaiki terdakwa dan didorong oleh Saptana dengan menggunakan sepeda motor kemudian dari arah utara diberhentikan oleh warga dan terdakwa berhasil tertangkap.
Sedangkan saat itu ssksi Sapata berhasil melarikan diri dengan sepeda motor. (C-5)


Read previous post:
MERAPI-ISTIMEWA Andika Pandu Puragabaya (tengah)saat bertatap muka dengan konstituen
MAJU CALEG DAPIL DIY Andika Pandu Sedekahkan Kapasitas Ilmu Demi Kemajuan DIY

PEMILIHAN Umum (Pemilu) merupakan ajang demokrasi terakbar di seantero negeri ini. Tak ayal jika pesta lima tahunan ini menjadi pusat

Close