2 Hari Tak Pulang, Widiyanto Ditemukan Tergantung di Pohon Trembesi

Ilustrasi

GROBOGAN (MERAPI) – Dua tidak pulang, Widiyanto (27), warga Dusun Ngembel Desa Desa Tanggungharjo Kecamatan Tanggungharjo Grobogan, Minggu (20/1) ditemukan tewas tergantung di atas pohon trembesi di ladang milik Muslim (54), warga Desa Sugihmanik. Saat ditemukan, tubuh korban sudah kaku dan mengeluarkan bau menyengat.

Menurut informasi, korban kali pertama ditemukan Muslim. Siang itu saksi tengah pergi ke ladang jagung melihat ada orang tergantung di pohon trembesi. Saksi kemudian melaporkan ke Kades Sugihmanik Siti Aiyah. Setelah diamati, pria yang tergantung di pohon trembesi tersebut adalah Widiyanto, warga Desa Tanggungharjo.

Mendapat laporan, empat petugas Polsek Tanggungharjo langsung datang ke lokasi kejadian lalu memasang policeline dan bersama warga melakukan evakuasi untuk dibawa ke rumah korban. Berdaarkan hasil pemeriksaan dr Ekayanti Lusiana dari Puskesmas Tanggungharjo dan tim inafis Polres Grobogan, pada tubuh korban tidak ditemkan tanda-tanda penganiayaan.

“Korban meninggal dunia dua hari lalu karena murni gantung diri. Pada leher korban didapati bekas jeratan tali rafia, lidah menjulur keluar, kedua mata tertutup sempurna, mulut keluar belatung, anus mengeluarkan kotoran sudah mengering dan penis mengeluarkan sperma juga sudah mengering dan tercium bau busuk,” ungkap Kapolsek Tanggungharjo AKP Darmono.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, beberapa hari sebelum kejadian, korban depresi dan sebelumnya mempunyai riwayat keterbelakangan mental. (Mas)

Read previous post:
UNDIAN TABUNGAN MUTIARA – Aset Bank Sleman Rp 766,8 M

MLATI (MERAPI) - Aset Bank Sleman hingga akhir tahun 2018 mencapai Rp 766,80 miliar dengan laba Rp 30,89 miliar. Dana tersebut berasal

Close