UNDIAN TABUNGAN MUTIARA – Aset Bank Sleman Rp 766,8 M

MERAPI-AWAN TURSENO Sri Muslimatun mengundi hadiah utama Tabungan Mutiara Bank Sleman disaksikan Muhammad Sigit.
MERAPI-AWAN TURSENO
Sri Muslimatun mengundi hadiah utama Tabungan Mutiara Bank Sleman disaksikan Muhammad Sigit.

MLATI (MERAPI) – Aset Bank Sleman hingga akhir tahun 2018 mencapai Rp 766,80 miliar dengan laba Rp 30,89 miliar. Dana tersebut berasal dari pihak ketiga (tabungan dan deposito) Rp 542,55 miliar dan dana yang dipinjamkan (OSC) Rp 581,55 miliar.

Hal ini disampaikan Direktur Utama Bank Sleman Mohammad Sigit saat melakukan penarikan undian Tabungan Mutiara ke-XI di Grha Sarina Vidi, Jumat (18/1) sore. Pengundian hadiah dikemas dalam acara gatering bersama mitra Bank Sleman serta edukasi literasi keuangan oleh Dr Sumiyana, Dosen MM UGM.
Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, Sekda Sleman, Sumadi, Dewan Pengawas Bank Sleman serta pejabat OPD di lingkungan Pemkab Sleman. Serta Deputi Direktur Pengawasan OJK DIY Budi Saptono dan Asisten Direktur BI Probo Sukesi.

Dijelaskan Sigit, dalam hal pengembangan, Bank Sleman senantiasa meningkatkan daya dukung jaringan layanan dalam rangka memperluas jaringan kantor. Langkah ini ditempuh untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Hingga saat ini, Bank Sleman memiliki 1 kantor pelayanan pusat, 1 kantor cabang, 16 kantor kas dan 1 payment point. Dalam waktu dekat kami akan membuka kantor cabang di Jl Raya Jogja Solo Km 15 Tamanmartani Kalasan,” kata Sigit.

Begitu pula untuk menarik minat nasabah, Bank Sleman terus mengadakan undian berhadiah Tabungan Mutiara. Sampai awal tahun 2019 ini telah memasuki undian ke-XI dengan hadiah utama mobil Honda Brio dan Daihatzu Sigra serta 4 hadiah motor dan beberapa hadiah hiburan. Point yang diundi mencapai 17.992.44 dengan nilai per point Rp 50.000 dengan jumlah rekening 77.160.

Dalam sambutannya, Sri Muslimatun berharap, pengundian Tabungan Mutiara ke-XI ini dapat menjadi salah satu pengungkit  perekonomian di Kabupaten Sleman. Hal ini dapat terjadi kalau strategi pengundian mampu menimbulkan efek ganda yakni meningkatnya jumlah nasabah, tabungan dan deposito, realisasi kredit dan peningkatan pendapatan. 

“Undian ini dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat gemar menabung dan memberi motivasi untuk menekan sikap konsumerisme,” tegasnya.

Dengan adanya dana dari masyarakat yang ditabung di Bank Sleman maka dapat dimanfaatkan untuk menambah investasi. Sehingga akan memacu kegiatan-kegiatan bersifat produktif dan memberi nilai tambah suatu produk yang mampu menarik pasar. Akhirnya dapat meningkatkan perekonomian daerah.

Saat ini, imbuh Muslimatun, persaingan bisnis antar lembaga perbankan semakin ketat. Persaingan tersebut tidak hanya terjadi pada bank-bank nasional, namun juga bank-bank di daerah dengan semakin maraknya lembaga perkreditan di daerah dan perbankan syariah.

Kondisi ini harus disikapi secara positip karena akan memacu kreatifitas, profesionalisme, efisiensi dan efektifitas.  Oleh karena itu, bank yang ada dituntut lebih kreatif dalam mengembangkan produk, sarana pendukung dan layanan guna menarik minat masyarakat.

Dalam pengundian yang dilakukan Wakil Bupati Sleman, Sekda Sleman, pejabat OJK DIY dan Ketua Dewan Pengawas Bank Sleman, hadiah utama Honda Brio diraih Sumardi dan Bety Juliastuti mendapat Mobil Daihatzu Sigra. Untuk sepeda motor Honda Vario diraih Sulton Fatoni, Honda Beat (Siti Aminah), Honda Revo X (Elsi Primsa BR Tarigan), Honda Revo Fit (Ema Fitri Aryani). (Awn)

Read previous post:
ilustrasi
Dilempar Batu, Suporter Tewas Usai Nonton PSS Vs Persis

KALASAN (MERAPI)- Seorang suporter bola, Muhammad Asasulloh Alkhoiri (20) warga Sribit, Klaten tewas usai menonton pertandingan sepakbola antara PSS Sleman

Close