POLRES SLEMAN BENTUK TIM KHUSUS-Tembak di Tempat Pelaku Klitih

MERAPI-SAMENTO SIHONO AKBP Rizky Ferdiansyah saat melaunching Tim Progo Sakti Polres Sleman yang diutugaskan menumpas cah klitih, Jumat (18/1) malam.
MERAPI-SAMENTO SIHONO/AKBP Rizky Ferdiansyah saat melaunching Tim Progo Sakti Polres Sleman yang diutugaskan menumpas cah klitih, Jumat (18/1) malam.

SLEMAN (MERAPI)- Aksi kejahtan klitih makin meresahkan. Polisi pun dipaksa bekerja keras melakukan segala cara untuk menghentikannya. Yang terbaru, Polres Sleman akhirnya membentuk ‘Tim Progo Sakti Polres Sleman’ yang khusus menanggulangi kejahatan jalanan. Tim ini dikukuhkan langsung oleh Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah di halaman Mapolres Sleman, Jumat (18/1) malam.
Menurut AKBP Rizky, tim ini terdiri dari 45 orang anggota gabungan Reskrim, Intelkam dan Polsek. Tim ini akan berpatroli secara mobile untuk mencari pelaku kejahatan dan melumpuhkanya di tempat. Sasarannya seluruh wilayah Sleman yang dianggap rawan kriminalitas.
“Tim ini dibentuk untuk mengantisipasi aksi klitih yang saat ini kian marak terjadi, baik di Sleman maupun tempat lain,” tegas AKBP Rizky.

Tim yang berseragam serba hitam ini, ujar dia, dibekali dengan senjata jenis revolver serta peluru tajam. Anggota tim ini diperbolehkan untuk melakukan tembak di tempat bagi pelaku kejahatan, namun harus sesuai dengan prosedur di bawah arahan perwira polisi sebagai pengendali.
“Jadi kalau ada perlawanan yang dirasa membahayakan masyarakat maupun petugas, pelaku harus ditindak tegas, tapi sesuai prosedur. Karena menghadapi kejahatan jalanan tidak cukup dengan soft, tapi juga hard,” tandasnya.
Tindakan tegas itu, kata dia, untuk memberikan efek jera sekaligus syok terapi bagi pelaku kejahatan lainnya. Dengan dibentuknya Tim Progo Sakti ini, diharapkan masyarakat Sleman bisa merasa aman saat melakukan aktivitasnya kapanpun dan di manapun.

“Masyarakat bisa merasa aman dalam menjalankan aktivitasnya kapanpun dan di manapun. Khususnya pada malam hari,” katanya.
Menurut Rizky, tim ini bisa bergerak cepat dan responsif lantaran anggotanya sedikit sehingga lebih efisien. Selain itu, anggota tim juga mempunyai kemampuan di atas rata-rata anggota kepolisian lainnya. Sehingga diharapakan bisa menjadi penggerak bagi anggota lain.
“Dari 45 personel ini, akan kita evaluasi dan tingkatkan, sehingga mempunyai kelebihan dibanding anggota lainnya,” katanya.
Untuk menampung laporan masyarakat, jelas dia, nantinya ada sebuah nomor hotline hingga media sosial. Melalui perantara tersebut, diharapkan masyarakat bisa menyampaikan uneg-unegnya. Khususnya untuk kejahatan jalanan maupun keamanan dan ketertipan lingkungan.(Shn)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
SIAPKAN ZONA AYAM HIAS-Kampung Satwa Wahana Belajar Fauna

DUSUN Kedung Banteng Moyudan Sleman selama ini dikenal dengan kegiatan tahunan bertajuk Kampung Satwa Festival. Kampung itu terus berbenah karena

Close