Cah Klitih Brutal, Leher Mahasiswa pun Disabet Pedang

BANTUL (MERAPI)- Aksi klitih terus terjadi meski polisi sudah berupaya sekuat tenaga mencegahnya. Yang terbaru, pelaku klitih beraksi di Jalan Pleret-Wonokormo Dusun Keputren, Pleret, Bantul, Sabtu (19/1) menjelang tengah malam. Korbannya, Dedy Purnomo (24) mahasiswa yang tinggal di Dusun Kerto Kidul, Pleret terluka setelah disabet sejata tajam di bagian leher.
Korban malam itu langsung dilarikan ke RS Nurhidayah Jalan Imogiri Timur Trimulyo Jetis Bantul. Hingga Minggu (20/1), kasus tersebut masih ditangani Reskrim Polsek Pleret dan polisi terus memburu pelaku.
Kapolsek Pleret AKP Sumanto SH kepada wartawan kemarin menjelaskan, peristiwa mengerikan itu terjadi ketika Sabtu malam korban bermaksud pulang ke rumahnya usai bekerja paruh waktu. Dia melintas di Jalan Pleret-Wonokromo seorang diri.

Kemudian, korban mendahului pengendara motor matik Honda Vario warna putih di Jalan Potorono-Pleret Dusun Tambalan Trayeman. Usai disalip korban, pengendara motor misterius itu kemudian mengikuti dan terus membuntuti korban.
Sumanto mengatakan, selama dalam perjalanan, korban sama sekali tidak menduga jika pengendara motor di belakangnya itu akan berbuat jahat. Sehingga malam itu korban terus memacu motornya ke arah selatan melintasi depan kantor Kecematan Pleret.
Setelah sampai simpang tiga Kantor Pos Pleret, korban belok kanan atau ke barat tanpa menaruh kecurigaan. Namun peristiwa tidak diduga tiba-tiba terjadi ketika korban melintasi Dusun Keputren Pleret. Motor yang sebelumnya berajalan di belakangnya mendekat.

Tiba-tiba, pembonceng motor itu langsung mengayunkan senjata tajam ke arah leher korban. Korban pun tak sempat menghindar. Dia langsung ambruk akibat serangan mendadak itu. Sementara kedua pelaku kabur. Warga yang melihat kejadian ini segera menolong korban.
Selanjutnya korban dibawa ke RS Nur Hidayah Bantul. “Dari keterangan dokter jaga RS Nur Hidayah, luka yang dialami korban merupakan luka luar dan tidak mengenai tulang tenggorokan maupun pita suara. Sehingga dianggap aman dan mendapatkan jahitan luka luar,” jelas Sumanto.
Dia mengatakan, hingga kini polisi masih memburu kedua pelaku. Sejumlah saksi masih dimintai keterangan untuk memburu pelakunya.(Roy)

Read previous post:
SEMUA SUDAH BERBASIS KOMPUTER – Persiapan UN SMP Terus Dilakukan

SLEMAN (MERAPI) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman memastikan jadwal Ujian Nasional (UN) berlangsung sesuai jadwal, yakni tanggal 22-25 April

Close