PSS VS PERSISDIGELAR SORE – Dua Pemain Merapat ke PSS

SLEMAN (MERAPI) – Setelah tiga pemain eks PSMP Mojokerto, PSS Sleman menyeleksi dua pemain baru sejak Kamis (17/1) kemarin. Salah satunya adalah Adam Maulana eks gelandang Persebaya. Sementara satu pemain lagi masih disimpan rapat manajemen. Adam sendiri sudah datang ke Sleman dan mulai dilihat oleh tim pelatih dalam latihan yang digelar tertutup bagi suporter dan media di Stadion Maguwoharjo.

Manajer PSS, Retno Sukmawati membenarkan kedatangan pemain berusia 22 tahun tersebut. “Adam hari ini (kemarin, Red) sudah datang. Belum dinegosiasi karena sifatnya hanya trial. Satu lagi datang malam nanti (tadi malam, Red) tapi tunggu besok saja diinformasikan namanya,” kata Retno via pesan pendek, Kamis (17/1).

Adam sendiri musim lalu hanya bermain tiga kali bagi Persebaya. Pemain yang bisa diposisikan menjadi bek ini sebelumnya mencoba peruntungan di Persela Lamongan setelah kontraknya tak diperpanjang Persebaya. Datangnya Adam menambah deretan pemain yang belum punya banyak pengalaman di Liga 1 yang dicoba PSS. Sebelumnya sudah ada Haris Tuharea, Ricky Kambuaya, dan Derry Rahman yang membela PSMP di Liga 2 dan Hari Yudo asal Kalteng Putra yang sudah mengikat kontrak dengan PSS.

Satu nama yang manajemen sembunyikan mengarah pada Friska Womsiwor. Namun wonderkid Persipura itu masih berada di Kalimantan Timur (Kaltim) trial bersama Borneo FC. Manajemen dan tim pelatih sendiri tidak tahu menahu tentang kabar ini. Retno hanya mengatakan telah berkomunikasi dengan Friska karena gelandang Persipura itu jadi pemain anyar yang direkomendasikan Seto. Jika sukses mengamankan tanda tangan Friska dan Adam, kedua gelandang itu bakal jadi rekrutan pertama PSS yang punya pengalaman di Liga 1. Namun jika gagal, Seto mengatakan siap bertempur di kasta tertinggi sepakbola Indonesia dengan pemain yang ada.

“Saya yakin tiap pemain punya potensi termasuk mereka yang ada sekarang. Apalagi targetnya bertahan di Liga 1. Memang tidak bisa dipungkiri kami butuh pemain yang punya pengalaman di Liga 1 tapi pernah saya tegaskan bahwa pemain yang bisa bekerjasama dan kerja keras untuk tim itu lebih penting,” kata Seto sebelum latihan, Kamis (17/1).

Hingga saat ini PSS sudah mengamankan tanda tangan kapten Bagus Nirwanto, Asraq Gufron, Ikhwan Ciptady, Rangga Muslim, Zamzani, Try Hamdani, Irham Milla, Hari Yudo, dan Dave Mustaine. Belum jelas apakah Amarzukih, Taufiq Febrianto, Wahyu Sukarta, Irham Irhaz, dan Ega Rizky yang sudah bergabung dalam latihan akan dinegosiasi lantaran masuk rekomendasi atau tidak lantaran manajemen sendiri enggan terbuka tentang kontrak para pemain. Untuk para pemain seleksi sendiri nasibnya akan diputuskan usai pertandingan lawan Persis Solo.

Di luar lapangan, pihak kepolisian tidak memberi izin “Celebration Game” melawan Persis Solo digelar malam hari. Panpel pun terpaksa mengubah jadwal pertandingan menjadi sore hari Sabtu (19/1) besok. Tri Mulyanta, Ketua Panpel, mengatakan faktor keamanan menjadi alasan kepolisian merekomendasikan waktu kick off menjadi sore hari. “Kepolisian mengeluarkan rekomendasi bersasar keamanan, agar tercipta situasi kondusif di tahun politik. Kami siap menggelar pertandingan sore hari sesuai instruksi. yang penting perjanan teman-teman dari Solo aman, situasi di stadion kondusif itu yang menjadi harapan kami,” katanya ketika dikonfirmasi soal jadwal pertadingan. (Des) i���8.6�

Pin It on Pinterest

Read previous post:
ilustrasi
5 Tahun Cabuli Anak Tiri, Petani Ditangkap

WATES (MERAPI)- Seorang petani, Sgt (35) warga Kecamatan Kokap, Kulonprogo ditangkap polisi lantaran mencabuli anak tirinya, Kencur (15-nama samaran). Aksi

Close