Peminat Minim, Pendaftaran Relasi Diperpanjang

UMBULHARJO (MERAPI) – Minat masyarakat untuk menjadi relawan demokrasi (Relasi) di Kota Yogyakarta masih minim. Hingga batas waktu, pendaftar Relasi belum memenuhi kebutuhan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta akhirnya memutuskan memperpanjang pendaftaran Relasi selama dua hari sampai Rabu (16/1).

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta Frenky Argitawan Mahendra mengutarakan, sampai batas akhir pendaftaran pada Senin (14/1) baru ada 38 pendaftar Relasi. Sedangkan target kebutuhan Relasi mencapai 55 orang. “Karena yang mendaftar masih sedikit kami memutuskan untuk memperpanjang masa pendaftaran hingga Rabu,” kata Frenky, Selasa (15/1).

Dia memaparkan sebenarnya banyak pendaftar dari luar Kota Yogyakarta tapi KPU Kota Yogyakarta tidak dapat menerima dan memproses berkas pendaftaran. Itu karena mengacu petunjuk teknis diatur Relasi harus dari warga setempat Kota Yogyakarta dan dibuktikan dengan kartu tanda penduduk (KTP).

“Kami akan upayakan memenuhi target jumlah Relasi ini karena bagian penting untuk meningkatkan partisipasi pemilih,” imbuhnya.

Untuk memenuhi target jumlah Relasi itu pihaknya melakukan berbagai upaya di antaranya, mengundang sejumlah organisasi yang ada di masyarakat untuk membantu sosialisasi pendaftaran Relasi. Tugas Relasi dalam membantu sosialisasi Pemilu 2019 sesuai latar belakangan basis kelompok juga akan dihargai dengan honor Rp 750 ribu perbulan.

“Relasi dapat honor setiap bulan dan bekerja selama tiga bulan,” ujar Franky.

Relasi yang direkrut dari 11 basis kelompok masyarakat di antaranya, kelompok berbasis keluarga, pemilih pemula, muda, perempuan, penyandang disabilitas, kaum marjinal, komunitas, keagamaan dan warga internet. Syarat yang harus dipenuhi menjadi Relasi selain warga Kota Yogya di antaranya berusia minimal 17 tahun, nonpartisan, terdaftar sebagai pemilih dan bukan penyelenggara pemilu.

“Kami harap keberadaan Relasi ini bisa meningkatkan partisipasi pemilih dan memenuhi target 77,5 persen,” tandasnya. (Tri)

Read previous post:
BUDIDAYA IKAN SISTEM BIOFLOK – Kolam Minimalis Bisa Panen Lele Maksimalis

BUDIDAYA perikanan kini terus berkembang seiring dengan kebutuhan konsumi ikan di masyarakat. Tidak harus menggunakan kolam-kolam besar untuk membudidayakan ikan

Close