Terekam CCTV, Maling Motor di Alkid Tertangkap

KRATON (MERAPI) – Seorang pencuri motor, Pw (48) asal Ngaglik Sleman, diringkus jajaran Polsek Kraton Yogya setelah buron hampir dua minggu. Tersangka ditangkap di tempat persembunyiannya di Kasihan Bantul. Selain Pw, polisi juga meringkus penadah hasil kejahatan, yakni Ds (34) asal Pacitan.
Kapolsek Kraton Yogya Kompol Etty Haryanti kepada wartawan, Senin (14/1) menjelaskan, pencurian terjadi akhir Desember silam. Saat itu, korban Pulung (43) warga Mantrijeron Yogya, sedang lari pagi di Alun-alun Kidul (Alkid). Motor diparkirkan di timur gedung Sasono Hinggil, namun kunci kontak ditinggal di dasbor motor. Kelengahan korban, dimanfaatkan oleh tersangka.
“Pada saat korban lari, tersangka langsung mengambil kunci kontak motor dan membawanya pergi. Usai lari pagi, korban baru sadar jika motornya hilang,” kata kapolsek.
Kejadian itu dilaporkan ke Polsek Kraton Yogya. Polisi segera mengumpulkan keterangan saksi dan rekaman CCTV di sekitar TKP. Hasilnya, aksi tersangka terekam dalam CCTV yang berada di sekitar TKP. Tak hanya itu, saksi mata juga ada yang mengenali tersangka, sehingga mempermudah penyelidikan.

Pada Kamis (10/1), petugas mendapat informasi jika tersangka berada rumah temannya di Kasihan Bantul. Polisi segera meindaklanjuti laporan itu dan berhasil meringkus tersangka.
“Pada saat kami tangkap, barang bukti sudah dijual ke Pacitan seharga Rp 3,3 juta. Kami segera menuju ke Pacitan untuk mencari barang-bukti dan penadahnya,” tambah kapolsek.
Sehari setelah tersangka ditangkap, polisi berhasil meringkus Ds (34) sang penadah. Ds mengakui telah membeli motor hasil curian dari tersangka Pw, seharga Rp 3,3 juta.
Sementara itu, tersangka mengaku, sudah sejak lama telah mengamati situasi di sekitar Aluin-alun Kidul. Termasuk kebiasaan warga yang berolahraga pagi, dalam memarkir motor dan meletakkan kunci.
Berbekal pengamatannya itulah, tersangka tahu jika korban meninggalkan kunci motornya di dasbor. Saat korban olah raga, tersangka langsung membawa kabur motor korban.

“Jadi tersangka ini mengamati TKP, termasuk kebiasaan warga yang olahraga dalam menyimpan kunci,” kata Kompol Etty.
Untuk antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, kapolsek mengimbau warga yang akan berolahraga, agar memarkirkan kendaraannya dengan benar. Pastikan lokasi parkir dijaga oleh petugas parkir. Juga mengamankan barang pribadinya di tempat yang aman. Jangan sampai kejadian serupa terulang lagi. (Riz)

Read previous post:
MERAPI-SAMENTO SIHONO Kompol Danang Kuntadi menjunjukan barang bukti hasil kejahatan bersama dua pelaku.
CURI 20 HP, RESIDIVIS TERANCAM GAGAL NIKAH-Ditangkap Polisi Sehari Sebelum Tunangan

NGAGLIK (MERAPI)- Seorang residivis, DK (20) warga Sembung, Purwobinangun, Pakem, Sleman terancam gagal menikah dengan kekasihnya setelah ditangkap petugas Reskrim

Close