Bacok Warga Tanpa Sebab, 2 Siswa SMP Jadi Tersangka

YOGYA (MERAPI)- Petugas Satreskrim Polresta Yogya menangkap 5 pelajar SMP karena terlibat aksi klitih di simpang empat Jalan Ngasem, Kraton, Yogya. Dua orang ditetapkan sebagai tersangka karena diduga kuat telah melukai korban menggunakan pedang, yakni Dh (14) warga Trihanggo Gamping dan En (15) warga Sinduadi Mlati.
Kasat Reskrim Polresta Yogya Kompol Sutikno kepada wartawan, Senin (14/1) mengatakan, korban Nikolas (15) warga Demangan
mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian punggung kanan dan dijahit 5 akibat ulah para pelaku. Korban juga tidak mengenal pelaku maupun gerombolannya.
“Penganiayaan ini tanpa sebab yang jelas. Baik kelompok korban maupun pelaku, tidak saling kenal,” kata Kompol Sutikno.

Dijelaskan, aksi klitih itu terjadi pada Sabtu (12/1) pukul 02.30. Saat itu, korban bersama 3 temannya baru saja pulang jalan-jalan di Malioboro. Mereka mengendarai 2 motor. Kemudian lewat Alun-alun Utara ke arah barat. Sampai di Jalan Ngasem, korban berpapasan dengan rombongan pelaku. Tanpa alasan jelas, rombongan pelaku balik arah dan langsung mengikuti korban.

Salah satu dari rombongan pelaku, berteriak nama geng dan tersangka Dh langsung menyabetkan golok mengenai punggung korban sebelah kanan.
Usai beraksi, rombongan pelaku langsung putar balik dan kabur. Sedangkan korban dilarikan ke RS PKU Muhamadiyah Yogya dan dijahit 5. “Kami langsung mengidentifikasi kelompok pelaku dan berhasil meringkus mereka,” imbuh Sutikno.(Riz)

Read previous post:
ilustrasi
Bunuh Diri Usai Aniaya

BENAR kiranya nasihat para orangtua kepada putri-putrinya agar hati-hati memilih calon suami. Sebab, pada akhirnya, sang putri itulah yang harus

Close