Cah Klitih Makin Brutal, Wajah Korban Disayat Pisau

BANTUL (MERAPI)- Teror klitih modus baru terjadi di Bantul. Jika sebelumnya bersenjata pedang dan batu, kali ini pelaku beraksi menggunakan pisau kater di Jalan Bantul Dusun Kweni, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Rabu (9/1) menjelang tengah malam. Pelaku dengan sadis menyayat muka korban Aditya Indra Pradana (34) warga Gedongkiwo Mantrijeron Yogyakarta tanpa alasan jelas.
Akibat dari peristiwa itu, korban mengalami luka sayatan di wajahnya, yakni jidat, hidung serta pipi. Hingga Kamis (10/1), kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian Polsek Sewon dan pelaku yang berjumlah dua ornag itu masih diburu.

Menurut keterangan, peristiwa mengerikan itu terjadi Rabu malam sekitar 22.30 di Jalan Bantul tepatnya di depan sebuah toko keramik. Malam itu korban pada awalnya mengendarai motor sendirian dari utara ke selatan. Di tengah sedang memacu kendaraannya, tiba-tiba dia dipepet dua orang pelaku yang berboncengan sepeda motor Honda Vario. Setelah jarak semakin dekat, salah satu pelaku memberi aba-aba supaya korban menepi. Tanpa menaruh kecurigaan, korban menepi dan berhenti di depan toko keramik di timur jalan.
Setelah calon korbannya berhenti, salah atau pelaku turun menghampiri dan tiba-tiba menyerang dengan pisau kater ke arah muka. Korban tidak sempat mengelak hingga sayatan kater mengenai jidatnya. Darah pun mengucur.

Tidak berhenti sampai di situ, pelaku makin beringas dan kembali menyerang korban secara brutal. Serangan bertubi-tubi mengakibatkan korban terluka di beberapa tempat. Setelah, empat kali menyerang dengan pisau kater, pelaku kemudian menggeber motornya ke selatan. Korban kemudian berobat ke rumah sakit kemudian melapor ke polisi.
Kapolsek Sewon Kompol Paimun SH ketika dikonfirmasi kemarin mengatakan, dalam kasus itu, pelaku setidaknya menyerang korban dengan kater sebanyak empat kali. Terkait motifnya, Paimun mengatakan pihaknya masih menyelidiki. Sebab antara korban dan pelaku sama sekali tidak saling mengenal sebelumnya.
“(Motif) Belum tahu, semua masih diselidiki dengan memintai keterangan sejumlah saksi,” ujarnya. Paimun mengatakan, jika dalam penyerangan dengan pisau kater itu hanya dilakukan satu pelaku, sedang satu orang lagi menunggu di atas motor.(Roy)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
MERAPI-SAMENTO SIHONO/Wasit Liga 2 Indonesia M Irham (tengah) memberikan keterangan soal laporannya ke Satgas Anti Mafia Bola di Mapolda DIY.
WASIT ASAL YOGYA LAPOR SATGAS-Banyak Pertandingan Liga 2 Diatur Mafia

DEPOK (MERAPI)- Wasit Liga II Indonesia asal Yogya, Muhamad Irham mendatangi Polda DIY melaporkan praktik pengaturan skor dalam kompetisi Liga

Close