3 SISWA SMP DISENGAT-Sarang Dilempar, Kawanan Tawon Ngamuk

MERAPI-Atiek Widyastuti H Sudarmaji menunjukkan sarang tawon ndas yang ada di Pohon Beringin
MERAPI-Atiek Widyastuti HSudarmaji menunjukkan sarang tawon ndas yang ada di Pohon Beringin

SLEMAN (MERAPI) – Tiga siswa SMP Muhammadiyah 2 Depok, Sleman diserang dan disengat kawanan lebah atau tawon ndas, Selasa (8/1). Pihak sekolah lalu memulangkan ketiganya, karena ada satu korban yang menangis mengeluh kepalanya pusing. Kawanan tawon itu mengamuk setelah sarangnya dilempar botol oleh salah satu siswa.
Menurut keterangan, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 12.30 WIB. Ketika itu sebagian siswa selesai menunaikan salat Dzuhur. Tiba-tiba, ada seorang siswa kelas IX yang iseng melempar sarang tawon yang berada di pohon dekat masjid menggunakan botol mineral. Akibatnya, kawanan tawon lalu keluar dari sarang dan menyerang siswa yang sedang berada di bawahnya.

“Kebetulan letak sarang tawon ada di pohon beringin yang berada di depan Masjid. Saat itu beberapa siswa baru keluar masjid dan langsung diserang,” kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMP Muhammadiyah 2 Depok, Sudarmaji.
Menurutnya, ada belasan ekor tawon yang menyerang siswa. Ada yang disengat di dahi dan kepala bagian belakang. Mereka lalu dibawa ke UKS untuk dilakukan penanganan dini. Menurut Sudarmaji, karena ada satu siswa yang terus menangis, pihak sekolah lalu menghubungi orangtua siswa itu.
“Ada yang dijemput langsung. Ada yang kita panggilkan ojek. Karena kebetulan orangtuanya sibuk. Sedangkan siswa yang mengganggu sarang lalu kita panggil,” jelasnya.

Menurut Sudarmaji, sarang tawon tersebut diketahui pihak sekolah baru ada sekitar dua pekan terakhir. Karena sebelum libur sekolah kemarin, sarangnya belum ada. Dan ternyata semakin besar hingga saat ini berdiameter sekitar 20 sentimeter. Guna mencegah hal-hal yang lain, pihak sekolah lalu menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Sleman agar segera dilakukan evakuasi. (Awh)

Read previous post:
BPR PERMUDAH PERMODALAN – UMKM Serap Tenaga Kerja Hingga 97,30 Persen

DEPOK (MERAPI) - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X menegaskan, keberadaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memberikan kontribusi besar

Close