GELAR DAGANGAN DI DALAM ALUN-ALUN WATES-6 Pelapak Permainan Ditindak Satpol PP

Penertiban pelapak wahana permainan di Alun-Alun Wates. (MERAPI-AMIN KUNTARI)

WATES (MERAPI) – Enam pelapak wahana permainan yang menempati bagian dalam Alun-Alun Wates ditindak tegas. Mereka dinyatakan melanggar karena membuka lapak dengan menempati fasilitas umum.

Kepala Satpol PP Kulonprogo, Sumiran, Senin (7/1) menyampaikan, pihaknya telah melakukan penertiban, pendataan dan pembinaan terhadap enam pelapak wahana permainan yang menempati bagian dalam Alun-Alun Wates. Selain petugas Satpol PP, ada pihak terkait yang terlibat dalam penindakan ini, di antaranya Dinas Pariwisata, Dinas Perdagangan, serta Dinas Pertanahan dan Tata Ruang.

“Mereka ditertibkan dalam operasi penegakan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2013 tentang Ketertiban Umum,” tegasnya.

Sumiran menyebutkan, pelapak wahana yang ditertibkan yakni permainan mobil-mobilan, motor trail, balon, mewarnai, pemancingan anak dan sejumlah permainan ketangkasan lainnya. Dalam kesempatan itu, operasi juga menyasar Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menggunakan gerobak dorong di area bebas PKL halaman rumah dinas Bupati.

“Kami minta agar tidak berjualan dengan menempati fasilitas umum terutama di bagian dalam Alun-Alun dan area bebas PKL,” kata Sumiran.

Sementara itu, Dinas Pariwisata Kulonprogo juga melakukan pendataan ulang terkait izin dan inventarisasi area yang bileh difungsikan sebagai lokasi wahana permainan. Kabid Destinasi Wisata, Dinas Pariwisata Kulonprogo, Sari Wulandari menjelaskan, perizinan wahana permainan ada pada pihaknya, namun terkait pengembangan dan pengelolaannya menjadi tugas Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo, khususnya Bidang Pertamanan. Jika melihat rencana induk penataan Alun-Alun Wates, ada plot yang sudah ditetapkan, termasuk area untuk PKL.

“Mereka akan ditempatkan di bekas Dinas Kesehatan. Kalau Dinas Kesehatan sudah pindah, nanti akan dijadikan pusat kuliner, demikian juga area di sebelah utara Rumah Tahanan,” jelasnya. (Unt)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Yogya Targetkan Kemiskinan Turun 0,7 Persen

UMBULHARJO (MERAPI) - Pemerintah Kota Yogyakarta menargetkan pengurangan kemiskinan hingga 0,7 persen pada tahun 2019. Berbagai upaya akan dilakukan untuk

Close