Melanggar Perbup, Ribuan APK Diturunkan Paksa

Ilustrasi Pemilu 2019.

KARANGANYAR (MERAPI) – Pemasangan alat peraga kampanye (APK) di Karanganyar masih banyak yang melanggar Peraturan Bupati (Perbup) No. 5/2013 tentang Pemasangan Reklame NonKomersial. Ribuan lembar APK melanggar aturan itu diturunkan paksa.

Komisioner Bawaslu Karanganyar Divisi Hukum, Data dan Informasi Ikhsan Nur Isfiyanto mengatakan, sejak masa kampanye dimulai 23 September hingga akhir 2018, Bawaslu telah menertibkan 1.242 APK pemilu legislatif (pileg) dan 118 APK pemilu presiden (pilpres) yang pemasangannya melanggar ketentuan dalam Perbup 5/2013.

Selain itu, Bawaslu juga menertibkan pemasangan APK yang ditempel sejumlah kendaraan umum. “Ini menjadi perhatian kami, karena banyak yang memasang APK tanpa memerhatikan peraturan yang ada,” katanya, Minggu (6/1))

“Padahal dalam Perbup 5/2013 sudah jelas, lokasi mana saja yang terlarang untuk pemasangan APK. Pemasangan APK memang tidak dilarang, tapi ada aturan yang harus ditaati,” lanjutnya.

Ketua Bawaslu Nuning Ritwanita Priliastuti menambahkan, Bawaslu terus menyisir untuk mencari APK-APK yang dipasang tanpa mengindahkan aturan yang berlaku.

“Secara periodik, kami terjun ke lapangan untuk menginventarisasi, mana saja APK yang pemasangannya melanggar Perbup 5/2013. Dalam waktu dekat, akan ditertibkan lagi,” tandasnya.

Mengenai APK fasilitas dari KPU, Bawaslu juga belum mendapatkan informasi dari partai, di titik mana saja pemasangannya. Padahal itu diperlukan, agar saat penertiban, tidak terjadi salah sasaran pencopotan APK. “Sejauh pengamatan kami, masih banyak partai yang belum memasang APK fasilitas dari KPU di desa-desa,” tuturnya. (Lim)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Gunungkidul Siapkan Program Percepatan Pengentasan Kemiskinan

WONOSARI (MERAPI) - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menyiapkan berbagai program percepatan pengentasan kemiskinan yang masih tersisa 17,12 persen. Wakil Bupati Gunungkidul

Close