Penjual Obat Keras Ilegal Diadili


Terdakwa saat menjalani sidang pertama pembacaan surat dakwaan di PN Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Terdakwa saat menjalani sidang pertama pembacaan surat dakwaan di PN Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – Pengedar obat keras, MT alias Bimbim (22) asal Blora Jawa Tengah mulai diajukan ke muka persidangan Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Rabu (2/1). Terdakwa didakwa tak memiliki izin untuk menjual dan menawarkan obat keras atau obat daftar G.

Dalam dakwaan yang dibacakan jaksa Affif Panjiwilogo SH di hadapan majelis hakim yang diketuai Sri Wijayanti Tanjung SH disebutkan, pada Rabu 3 Oktober 2018 terdakwa menawarkan obat keras jenis pil Trihexypenidyl kepada saksi Heri Marwanto (terpisah).

Setelah Heri berminat membeli selanjutnya pukul 19.00 terdakwa datang ke rumahnya di Kepuh Mulyodadi Bambanglipuro Bantul. Saat itu terdakwa menyerahkan 5 plastik klip bening pil Trihexypenidyl yang tiap plastik berisi 10 butir warna putih berlambang huruf Y. Obat keras tersebut dibeli Heri dengan harga Rp 110 ribu.

Kemudian pada Jumat 5 Oktober 2018 saksi Heri menghubungi terdakwa melalui WA untuk kembali membeli pil Trihexypenidyl. Setelah itu terdakwa menyerahkan 5 plastik klip bening yang masing-masing berisi 10 butir. Untuk pembelian kedua saksi Heri membayar kepada terdakwa sebesar Rp 120 ribu.

Setelah menjual pil tersebut, terdakwa minta 2 butir dari Heri untuk dikonsumsi sendiri. Pada malam hari saat terdakwa bermain di rumah temannya Koko Dwi Santoso langsung ditangkap petugas kepolisian. Dari tangan terdakwa diamankan uang Rp 230 ribu yang didapat dari hasil penjualan pil.

Dari pemeriksaan Laboratorium Forensik Semarang, barang bukti pil Trihexypenidyl yang disita petugas termasuk kategori obat daftar G atau obat keras. Perbuatan terdakwa dijerat pasal 196 jo pasal 98 ayat 2 dan 3 UU RI No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. (C-5)

Terdakwa saat menjalani sidang pertama pembacaan surat dakwaan di PN Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
ilustrasi
KORBAN DIDUGA JATUH SAAT PANJAT POHON- Mayat di Kompleks Pemakaman Hebohkan Warga Cangkringan

CANGKRINGAN (MERAPI)- Mayat seorang pria bernama Suyoto (53) warga Duwet, Wukirsari, Cangkringan, Sleman ditemukan tergeletak di pemakaman umum (TPU) dusun

Close