Bunga Pagoda Musuh Wasir

MERAPI-SULISTYANTOBunga pagoda memiliki sejumlah nama lain dan berkhasiat.
MERAPI-SULISTYANTO
Bunga pagoda memiliki sejumlah nama lain dan berkhasiat.

BUNGA pagoda termasuk salah satu jenis tanaman hias yang mempunyai khasiat kesehatan. Terutama bagian daun, bunga dan akar dari jenis tanaman ini dipercaya berkhasiat sebagai obat alami.

Ciri tanaman bunga pagoda antara lain termasuk tanaman perdu dan tingginya bisa mencapai 3 meter. Bagian batang banyak tumbuh rambut halus. Berdaun tunggal, daun bertangkai dan letaknya berhadapan. Bentuk helaian daun bulat telur melebar, bagian pangkal berbentuk jantung. Panjang daun bisa mencapai 30 cm. Warna bunga merah, terdiri atas bunga kecil-kecil yang berkumpul membentuk piramid. Keluar dari ujung tangkai. Sedangkan buahnya berbentuk bulat.

Jika digunakan sebagai ramuan untuk wasir berdarah, caranya dengan merebus akar bunga pagoda 25 gram menggunakan air 110 ml. Bahan ini direbus sampai mendidih dan diminum 2 kali sehari. Cara membuat ramuan lain, 60 gram akar/bunga pagoda dimasak dengan usus sapi. Setelah dingin kuahnya diminum dan usus sapi dapat dimakan. Cara ini diterapkan secara rutin sampai serangan wasir sembuh.

Lain halnya sebagai musuh sulit tidur (insomnia), yakni membutuhkan bunga atau akar pagoda secukupnya. Lalu digiling atau ditumbuk sampai menjadi serbuk. Saat digunakan cukup mengambil satu sendok teh serbuk tersebut dan dimasukkan ke dalam sloki minuman manis. Selanjutnya diaduk rata lalu diminum sekaligus pada malam hari menjelang tidur. Sedangkan sebagai perontok bisul dan koreng, yakni dapat menyampurkan daun bunga pagoda tujuh lembar, madu 25 ml dan air 110 ml. Semua bahan direbus sampai mendidih selama 15 menit. Hasilnya diminum pagi dan sore hari. Cara lainnya, yakni dengan mencuci daun bunga pagoda segar secukupnya. Selanjutnya digiling sampai halus. Masih ditambah madu sambil diaduk sampai merata. Ramuan ini segera dibubuhkan pada tempat yang sakit lalu balut. Ganti ramuan tersebut tiga kali sehari.

Adapun akar bunga pagoda rasanya pahit dan bersifat dingin. Antara lain berkhasiat sebagai peluruh kencing, menghilangkan bengkak dan menghancurkan darah beku. Bagian daun rasanya manis, asam, agak kelat dan bersifat netral. Berkhasiat sebagai anti radang dan mengeluarkan nanah. Bunga rasanya manis, sifat hangat dan berkhasiat menghentikan pendarahan. Nama lain di sejumlah daerah, senggugu serta tumbak raja. (Yan)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
PENGEPUNGAN MATARAM ATAS BATAVIA 1628 DAN 1629 (7) – Pasukan Jawa Terancam Bahaya Kelaparan

PADA tanggal 17 September 1629, Gubernur Jenderal Jan Pieter Zoon Coen masih sempat meninjau pertahanan musuh, namun pada 20 September

Close