PENGEMBARAAN AKHIR TAHUN 2018 – Pramuka Sleman Kenang HB IX

SLEMAN (MERAPI) – Sebanyak 677 anggota Pramuka Kwartir Cabang Kabupaten Sleman, mengenang jasa Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) IX yang merupakan Bapak Pramuka Indonesia, melalui Pengembaraan Akhir Tahun (Barata) 2018. “Kegiatan Barata ini dilaksanakan selama lima hari mulai 28 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019,” kata Sekretaris Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Sleman Murdiwiyono di Sleman, Kamis (27/12).

Rute pengembaraan mempunyai tema yang berbeda setiap tahunnya, untuk tahun ini peserta akan menyusuri Selokan Mataram bagian barat yang berujung di wilayah Kabupaten Kulonprogo. “Para peserta nantinya akan menyusuri Selokan Mataram bagian barat meliputi wilayah Kecamatan Mlati, Seyegan, Minggir hingga Kabupaten Kulonprogo,” katanya dilansir Antara.

Ia mengatakan, rute sejarah Selokan Mataram ini sengaja diambil untuk menunjukan salah satu peninggalan yang menyimpan banyak cerita di Bumi Mataram serta mengenang jasa Sri Sultan HB IX yang juga merupakan Bapak Pramuka Indonesia.

Ketua DKC Sleman Arwin Paungkas Ketua DKC Sleman mengatakan bahwa akan ada perayaan malam puncak kegiatan sekaligus penyambutan Tahun Baru 2019 di Lapangan Pemda Sleman dengan bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Sleman.

“Peserta akan memulai perjalanan dari lapangan Pemda Sleman yang direncanakan akan dibuka Bupati Sleman Sri Purnomo, kemudian peserta akan menuju Lapangan Margokaton Seyegan di hari pertama, Lapangan Banjarharjo Kalibawang Kulon Progo hari ke dua , lapangan Margoagung Seyegan hari ke tiga dan kembali ke kompleks Stadion Tidak Sleman di hari ke empat dangan total jarak sekkitar 53 kilometer,” katanya.

Ia mengatakan, di tempat berkemah peserta akan melaksanakan kegiatan di antaranya giat prestasi, giat materi, giat bakti, giat persaudaraan dan giat keagamaan. “Dalam kegiatan ini peserta akan memperebutkan Tunggul dan trofi juara umum yang diperebutkan secara bergilir” katanya.

Tunggul merupakan penghargaan bagi sekolah /gugus depan yang memperoleh poin tertinggi selama perjalanan, mereka mampu menjaga kekompakan hingga finis di posisi depan dengan jumlah anggota masih lengkap.

Sedangkan untuk trofi juara umum diberikan kepada kelompok/sangga yang memenangkan banyak kejuaraan dalam giat prestasi. Adapun giat prestasi dalam Barata ini PPGD, Pioneering, Cerdas cermat, Dhenok Thole, Teknologi Tepat guna, Pembuatan Maskot, madding, handycraft, Jurnalistik, Vidio Kreatif, memasak, macapat, baca Puisi, Yel yel, pembuatan Wayang Suket, fasion Show serta Pentas Seni. (*)

Read previous post:
Kondisi Membaik, Krisna Adi Masih Dijaga Ketat Polisi

DEPOK (MERAPI)- Kamar rawat inap mantan pemain PSIM Yogya, Krisna Adi yang tersandung kasus dugaan pengaturan skor dan berbuntut larangan

Close