POLISI AMANKAN RATUSNA BOKS BARANG BUKTI Atasi Kegelisahan, Satpam Nyandu Pil Koplo

DEPOK (MERAPI)- Seorang satpam toko, AS (34) warga Sorosutan Umbulharjo Yogyakarta, diringkus petugas Ditresnarkoba Polda DIY lantaran kedapatan mengonsumsi pil koplo jenis Alprazolam. Dia mengaku kecanduan pil kolo untuk mengatasi kegelisahan.
Selain dikonsumsi sendiri, pil koplo yang dibeli dari Jakarta itu juga dijual oleh tersangka. Polisi mengamankan ratusan boks pil koplo milik tersangka sebagai barang bukti.
Diresnarkoba Polda DIY AKBP Dewa Gede Putu Arta melalui Kasubdit II Ditnarkoba Polda DIY AKBP Erma Wijayanti kepada wartawan, Rabu (26/12)mengatakan, tersangka ditangkap setelah adanya informasi peredaran obat-obat terlarang di wilayah Umbulharjo.

Berbekal informasi itu, petugas mulai melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka di tempat kerjanya di wilayah Danurejan. Setelah digeladah, petugas mendapatkan enam butir pil koplo jenis aplrazolam.
“Tersangka ini bekerja sebagai satpam toko Play Station di wilayah Danurejan. Pengakuanya pil itu hanya digunakan sendiri,” beber AKBP Erma Wijayanti. Lanjut Erma, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, pelaku nekat mengkonsumsi pil koplo karena untuk mengatasi kegelisahan. Barang haram tersebut ia beli pada seorang bandar dari Jakarta yang tidak ia ketahui namanya.

“Modus pembeliannya yakni pelaku pesan melalui whatsApp, kemudian barang dikirim sesuai dengan alamat yang ditentukan,” jelasnya.
Sehari usai penangkapan tersangka, ratusan boks pil koplo Trihexypenidyl yang baru dibeli tersangka dari Jakarta diamankan sebagai barang bukti.
“Rarusan boks pil koplo itu diamankan di kantor jasa pengiriman, sesuai pesanan tersangka. Barang itu sampai sehari setelah tersangka ditangkap,” jelasnya.
Menurut Erma, hingga kini petugas masih terus melakukan pemeriksaan terkait pengungkapan kasus tersebut.

Termasuk memburu bandar yang berada di Jakarta, guna mencegah peredaran pil koplo di Yogyakarta.
“Rencanaya pil koplo itu juga akan dijual oleh tersangka, sebelumnya tersangka membeli pil hanya untuk dikonsumsi sendiri,” ujar Erma.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini tersangka harus mendekam di sel tahanan Polda DIY. Tersangka akan dijerat dengan Pasal 197 jo pasal 106 ayat (1) UURI NO 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
“Saat ini masih terus dilakukan pemeriksaan oleh penyidik untuk dikembangkan siapa dan darimana sebenarnya penyuplai pil koplo itu ke DIY,” pungkasnya.(Shn)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
DIUNDANG KONGRESPSSI – Persiba Segera Gelar RUPS

BANTUL (MERAPI) - Setelah terhenti pada babak 8 besar Liga 3 Nasional 2018, Persiba Bantul meliburkan para pemainnya dari aktivitas

Close