KONSISTEN TERAPKAN JOGJA SMART SERVICE-Sejumlah OPD dan Kecamatan Diganjar Apresiasi

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi menyerahkan penghargaan Walikota Mengapresiasi kepada OPD yang dinilai responsif menerapkan smart city. (MERAPI-TRI DARMIYATI)

UMBULHARJO (MERAPI) – Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta mendapat apresiasi lantaran dinilai responsif dan konsisten menggunakan sistem informasi manajemen dan aplikasi Jogja Smart Service (JSS).

OPD yang diapresiasi dengan nilai tertinggi adalah Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman. Lalu Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Bagian Organisasi dan Dinas Lingkungan Hidup. Sedangkan OPD Kecamatan tertinggi adalah Wirobrajan, diikuti Umbulharjo dan Danurejan.

Dalam kesempatan itu sejumlah kelompok masyarakat juga diapresiasi yakni Kampung Patehan sebagai pencetus sistem informasi warga, RW 06 Kumendaman keamanan berbasis kamera CCTV. Di samping itu Karangwaru Riverside dan kampung deret Ngampilan juga mendapat apresiasi karena dinilai mampu mengoptimalkan sumber daya di wilayahnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kota Yogyakarta Tri Hastono saat acara Walikota Mengapreasiasi, Rabu (26/12), mengutarakan, hingga kini aplikasi JSS di Playstore android sudah diunduh 10.000 lebih pengguna.

Menurut Tri, konsep Smart City, harus memberikan manfaat dan dirasakan dampaknya ke masyarakat. Pemkot Yogyakarta sudah memiliki layanan terpadu terkait publik, aduan, informasi berbasis website dan aplikasi android JSS yang bisa diakses melalui JSS. Untuk mendorong dan mengevaluasi penerapan JSS OPD Pemkot Yogyakarta dinilai dan diapresiasi.

Sementara itu Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan kegiatan itu memberikan apresisi kepada OPD dan kelompok masyarakat yang mengembangkan Smart City. Dia menyatakan ada 6 hal dalam konsep smart city yakni pemerintah, ekonomi, branding atau pemasaran, transportasi, lingkungan, kehidupan bermasyarakat.

Guru Besar Institut Teknologi Bandung yang menjadi pendamping Smart City Prof Suhono Harso Supangkat mengutarakan, Kota Cerdas adalah kota yang bisa mengelola sumber daya yang dimiliki baik alam maupun manusia agar masyarakat hidup aman, nyaman dan bahagia. Sebagai kota wisata, pendidikan dan wisata, Yogyakarta dituntut mampu mengaktualisasikan berbagai sumber daya itu agar bermanfaat bagi masyarakat.

“Kalau hanya teknologinya saja tidak berhasil. Tapi bagaimana smart city mencerdaskan kehidupan dan mensejahterakan masyarakat,” ujarnya. (Tri)

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Pemkab Nganjuk Belajar Pengembangan Potensi Daerah dari Kulonprogo

WATES (MERAPI) - Pemerintah daerah dituntut untuk terus memaksimalkan potensi yang ada di wilayahnya. Dengan demikian, masyarakat setempat bisa merasakan

Close